Pelaksanaan Operasional Trans Jogja Tidak Sesuai Ketentuan
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memberikan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) DIY tahun anggaran 2017.
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memberikan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) DIY tahun anggaran 2017.
Dari hasil analisis laboratorium yang dilakukan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan (BPPTKG), material letusan tanggal 21 Mei tersusun atas komponen magmatik. Hal ini berbeda dengan erupsi freatik tanggal 11 Mei yang menghembuskan material sisa letusan 2010.
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebut Gunung Merapi sedang mengarah ke erupsi efusif, bukan seperti letusan eksplosif dahsyat pada 2010 lalu.
Unsur magmatik letusan Gunung Merapi pada 21 Mei 2018 jauh lebih dominan daripada letusan tanggal 11 Mei 2018
Kepala Dinas Pertanian DIY Sasongko mengatakan sawah yang ditetapkan jadi lahan pangan berkelanjutan seluas 35.911 hektare, dari total lahan yang kira-kira mencapai 55.000 hektare. Tetapi setiap tahun ada 200 hektare lahan yang dialihfungsikan.
Setiap kali ada erupsi susulan, saat itu juga warga akan berbondong-bondong ke pengungsian untuk kemudian kembali lagi ke rumah masing-masing.
Saat meninjau kondisi terkini Gunung Merapi di Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Kamis (24/5), HB X mengatakan erupsi gunung api adalah fenomena alam yang tidak datang tiba-tiba. Semua ada tahapannya, tidak seperti gempa bumi yang datang begitu saja tanpa bisa dipastikan.
Erupsi di 2002 dan 2006 tidak disertai dengan rentetan letusan freatik.
Letusan terbaru Gunung Merapi, Kamis (24/5/2018) pukul 02.56, dibarengi dengan kepulan asap dan pijar berwarna sinar merah di belakang awan mendung. Adanya pijar warna merah ini merupakan awal menuju proses magmatis Gunung Merapi.
Dibanding 2013, daya letusnya juga lebih kecil. Tapi meski begitu, letusan yang terus terjadi perlu diwaspadai.