Sukarelawan Demokrasi Kulonprogo Siap Bertugas
Saat ini anak-anak harus mulai ditanamkan berani mengemukakan pernyataan jujur didukung dengan data-data, dan tidak bicara ngawur seperti kerap ditemui anak-anak di acara politik di televisi maupun maupun di media sosial. Bicara jujur, mengangkat fakta, dan didukung data, sebagai pembiasaan keluarga yang positif kepada anak-anak remaja menginjak usia muda.
JAKARTA Malam ini, jutaan mata masyarakat di seluruh penjuru negeri ini akan tertuju ke layar televisi menyaksikan langsung debat pertama calon presiden dan calon wakil presiden peserta Pemilihan Presiden 2019.
Dari sekitar 60 sekolah di Kulonprogo yang masuk pada kategori rawan bencana, sampai saat ini hanya ada tiga sekolah yang sudah menerapkan Sekolah Siaga Bencana (SSB). Tahun ini, Pemkab Kulonprogo proyeksikan akan buat SSB di lima sekolah.
Bukan proses seketika dan membutuhkan usaha yang sungguh-sungguh untuk merealisasikan impian itu. Bahkan peribahasa bijak Ngunduh Wohing Pakarti – apa yang dipanen hari ini adalah apa yang ditanam kemarin, mungkin tidak berlaku. Artinya, meskipun sudah bersusah payah memelihara dan merawat, belum tentu panenannya sesuai harapan. Namun, tidak berlakunya dalil tersebut justru mendorong kita untuk membangun suatu strategi untuk mencapai hasil terbaik. Inilah yang harus selalu dilakukan dalam berinvestasi.
Kepala Polres Kulonprogo Ajun Komisaris Besar Polisi Anggara Nasution mengungkapkan bangunan dengan lahan seluas 1.800 meter persegi ini dapat menampung maksimal 500 kunjungan per hari. Jumlah ini lebih banyak dibanding gedung pengurusan SIM lama yang hanya bisa menampung 300 kunjungan per hari. Luas bangunan di gedung lama seluas 300 meter persegi.
Dalam sepekan, Satpol PP rutin menggelar penertiban reklame selama dua kali. Tahun lalu, ada ribuan sampah visual yang diangkut Satpol PP berupa spanduk, rontek serta baliho.