Pemprov Jateng Perluas Program Satu OPD Satu Desa untuk Percepat Penanganan Kemiskinan
Pemprov Jateng memperluas program Satu OPD Satu Desa Dampingan yang kini menjangkau 641 desa untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan.
Pelatihan metode Montessori kepada pengajar KB Tunas Pertiwi, Dusun Celungan, Desa Sumberagung, Moyudan, Sleman./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Sri Ani Puji Setiawati, dosen Prodi Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengenalkan metode pembelajaran Montessori dengan pengembangan fasilitas dan pembuatan media promosi di KB Tunas Pertiwi, Dusun Celungan, Desa Sumberagung, Moyudan, Sleman.
Program Kemitraan Masyarakat (PKM) UMY ini berlangsung di TK Tunas Melati, Dusun Kedung Banteng, Desa Sumberagung, Moyudan, Sleman, pada 25 Juli 2020.
“Peserta pengabdian ini 20 orang pengajar KB Tunas Pertiwi. Tetapi untuk pelaksanaan kegiatan pelatihan, kami mengajak semua guru PAUD Desa Sumberagung yang tergabung dalam Yayasan Mutiara Bangsa Cendekia,” ujar dia.
Tujuan pelatihan adalah membantu mengatasi salah satu permasalahan mitra yaitu terkait metode pembelajaran untuk anak PAUD.
Sari mengatakan pelatihan diadakan di TK Tunas Melati karena membutuhkan tempat yang luas untuk peserta 20 orang. Kegiatan dimulai dengan sambutan dari Ketua PKM, Sri Ani Puji Setiawati, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Yayasan Mutiara Bangsa Cendekia, Suharno.
“Proses pelatihan berlangsung dengan menyenangkan dan semua guru aktif bertanya. Pemateri adalah ahli di bidang pembelajaran Montessori yang kami undang dari Yayasan Budi Mulia Dua Sedayu, Bantul,” ujar Sri.
Kegiatan inti pelatihan diawali dengan pengenalan tokoh Montessori dan metode yang digunakan. Pemateri memberikan penjelasan tentang masa perkembangan anak menurut Montessori, kemudian memberikan contoh-contoh kegiatan yang dapat dilakukan di kelas, misalnya wet pouring from one jug to an identical containers, spindle box, dan color box.
Pemateri mengundang peserta untuk maju dan mempraktikkan kegiatannya dengan alat bantu pembelajaran yang disediakan oleh pemateri. Kegiatan diakhiri dengan penutup dari pemateri dan rencana tindak lanjut setelah pelatihan, serta rencana pelatihan lanjutan untuk para peserta. Tim PKM membagikan sertifikat kepada peserta dan juga pemateri.
“Program ini sangat bagus. Para guru memang disarankan untuk mengikuti pelatihan-pelatihan semacam ini sehingga dapat meningkatkan kapasitas mereka. Selain itu, karena minimnya dana dari pemerintah desa terhadap proses pembangunan gedung PAUD dan pengembangan fasilitasnya, saya benar-benar berterima kasih kepada tim pengabdian masyarakat dari UMY telah bersedia melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat. Saya harap kegiatan ini dapat berlanjut dengan sasaran sekolah yang bebeda untuk ke depannya,” ujar Suharno, Ketua Yayasan Mutiara Bangsa Cendikia.
Salah satu peserta pelatihan yang juga Kepala Sekolah KB Tunas Pertiwi, Nany Widyawati, juga berrterima kasih kepada UMY yang telah menyelenggarakan program pelatihan ini.
“Sangat bermanfaat sekali untuk kami. Semoga dapat diadakan lagi pelatihan semacam ini. Insya Allah akan disambut baik oleh teman-teman guru PAUD.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemprov Jateng memperluas program Satu OPD Satu Desa Dampingan yang kini menjangkau 641 desa untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan.
Warga huntap Merapi di Kepuharjo dan Umbulharjo menerima SHM. Sultan HB X meminta sertifikat dijaga dan tidak mudah dilepas.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 30 September 2026 tersedia 12 perjalanan. Cek jam berangkat dari Palur hingga tiba di Jogja.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 30 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek tarif dan jamnya.
Erick Thohir meminta Timnas Indonesia tak meremehkan Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.