UMY Tingkatkan Kemampuan IT TK AB Ponggalan & Bikin Buku Pintar Covid-19

Media Digital
Media Digital Rabu, 04 November 2020 19:37 WIB
UMY Tingkatkan Kemampuan IT TK AB Ponggalan & Bikin Buku Pintar Covid-19

Program Kemitraan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) di TK ABA Ponggalan, Giwangan, Kota Jogja./Istimewa

Harianjogja.com, JOGJA—Program Kemitraan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang diinisiasi dua dosen Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UMY, Nurul Maziyyah dan Bangunawati Rahajeng, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) TK AB Ponggalan di bidang teknologi informasi dan kesehatan.

Kegiatan ini berlangsung di TK ABA Ponggalan, Giwangan, Kota Jogja, dimulai pada Maret dan sempat berhenti karena pandemi lalu dilanjutkan kembali pada Juli. Adapun program edukasi Covid-19 dilaksanakan pada Oktober 2020. Kedua program itu diikuti lima guru dan 37 wali murid TK ABA Ponggalan.

PKM bekerja sama dengan Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Pengurus Ranting Aisyiyah Giwangan Selatan yang menaungi TK ABA Ponggalan, Giwangan. Kegiatan diawali dengan penggalian informasi permasalahan SDM di TK ABA.

“Seiring berkembang pesatnya teknologi informasi, para guru dituntut untuk memiliki keterampilan IT yang memadai guna mendukung proses tata kelola (administrasi) dan pembelajaran di TK. Program pelatihan IT ini dianggap dapat membantu peningkatan keterampilan para guru ke depannya. Tahun lalu telah dilakukan pelatihan dasar IT mengenai pengenalan dasar-dasar komputer serta Microsoft Word, sedangkan pada program pelatihan di tahun ini kami fokuskan pada aplikasi Microsoft Excel yang banyak dibutuhkan oleh para guru, khususnya dalam pelaksanaan administrasi penilaian para murid. Kegiatan pelatihan dilaksanakan selama tiga kalut pertemuan dengan metode mengaplikasikan secara langsung penggunaan Ms Excel dalam penyusunan form penilaian murid,” ujar Nurul Maziyyah melalui keterangan tertulis kepada Harian Jogja.

Selain program pelatihan IT, sebagai bentuk respons terhadap pandemi Covid-19, maka tim pengabdian juga melakukan edukasi mengenai Covid-19 dalam bentuk penyusunan buku pintar. Edukasi ini selain ditujukan kepada para guru, juga diberikan kepada para wali murid yang diharapkan akan dapat membagi informasi kepada keluarga dan masyarakat sekitarnya.

Penelusuran data awal melalui kuesioner menunjukkan bahwa masih terdapat beberapa guru dan wali murid yang belum banyak memahami mengenai Covid-19 dan cara pencegahannya. Pemilihan metode edukasi dengan buku dilakukan untuk menghindari pertemuan orang dalam jumlah banyak yang perlu diminimalkan dalam masa pandemi ini. Isi buku pintar memuat informasi-informasi untuk mengenalkan apa itu Covid-19 serta bagaimana cara mencegah penularan Covid-19 melalui penerapan adaptasi kebiasaan baru (AKB) atau new normal. Guna mendukung protokol kesehatan di masa pandemi, tim pengabdian juga memberikan beberapa sarana protokol kesehatan seperti hand sanitizer, masker, dan juga face shield kepada TK ABA.

“Para guru merasakan manfaat dari pelatihan IT karena sebagian belum pernah mendapatkan pelatihan IT baik secara formal maupun informal sebelumnya. Diharapkan pelatihan ini dapat diteruskan dan dikembangkan pada aspek lainnya seperti pembuatan video pembelajaran yang penting di masa pandemi ini,” kata dia.

Pemberian buku pintar membantu para guru dan wali murid dalam memahami apa dan bagaimana mencegah penularan Covid-19 secara ringkas. Istilah adaptasi kebiasaan baru (AKB) merupakan istilah baru yang belum familier di kalangan masyarakat sehingga informasi AKB dalam buku pintar ini membantu dalam membiasakan diri dengan protokol - protokol kesehatan yang dapat melindungi diri dan orang lain dalam kehidupan sehari-hari seperti di sekolah, kantor, pasar atau pusat perbelanjaan maupun di transportasi umum. (UMY)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online