DPAD DIY Ajak Anak Muda Tetap Optimistis Hadapi Zaman
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Peningkatan kapasitas pendamping dalam deteksi dini masalah kesehatan mental mahasiswa Unires UMY./Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL—Iman Permana, dosen Magister Keperawatan Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) meningkatkan kapasitas pendamping dalam deteksi dini masalah kesehatan mental mahasiswa Unires UMY.
Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini berlangsung di Unires UMY pada 23 Juli 2020 dan diikuti 38 senior residen (SR) dan asisten senior residen (ASR).
“Tujuan kami adalah meningkatkan kapasitas SR dan ASR dalam mendeteksi dini gangguan kesehatan mental dan melakukan pendekatan teman sebaya,” kata Iman melalui keterangan tertulis kepada Harian Jogja.
Pelatihan digelar secara online dalam dua bentuk, yakni konseling teman sebaya dan deteksi dini masalah mental pada remaja. Pelatihan pertama diberikan oleh psikolog Muhammad Arif Rizqi, dan yang kedua oleh psikiater Tesaviani Kusumastiwi,
“Menurut sejumlah peserta, acara ini sangat bermanfaat dan menambah wawasan. Kegiatannya pun dilaksanakan dengan santai dan menyenangkan dengan metode role play dan pembagian kuesioner yang dapat menunjang pemahaman terhadap materi serta dapat memberikan gambaran untuk mengimplementasikan teori-teori yang telah disampaikan. Namun, ada juga kekurangan karena berbagai faktor, salah satunya kekuatan sinyal yang tidak sama,” ujar Iman.
Dia mengatakan kegiatan ini perlu ditindaklanjuti dengan pemberian logbook untuk para SR dan ASR yang berguna untuk menilai bagaimana persepsi mereka saat melakukan pendampingan secara langsung pada residen, terutama bila sudah dimungkinkan untuk kegiatan offline. (Adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Pencegahan stunting tidak hanya difokuskan pada anak, karena ibu juga harus mendapat perhatian.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Wali Kota Jogja Hasto dorong kampung wisata jadi ruang belajar. Turis asing diusulkan ikut mengajar anak-anak.
Jadwal KRL Solo–Jogja Jumat 22 Mei 2026 kembali normal. Cek jam keberangkatan lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.