Tim Pengabdian UMY Kembangkan Analisis Digital di RS PKU Muhammadiyah Nanggulan

Media Digital
Media Digital Jum'at, 06 November 2020 23:27 WIB
Tim Pengabdian UMY Kembangkan Analisis Digital di RS PKU Muhammadiyah Nanggulan

RS PKU Muhammadiyah Nanggulan./Istimewa

Harianjogja.com, KULONPROGO—Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang, Ekorini Listiowati, Dirwan Suryo Soularto, dan Merita Arini, dari Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UMY mengisi Program Pengabdian Masyarakat Berbasis Perserikatan Muhammadiyah (PPM-Muhammadiyah) dengan kegiatan bertema e-note System: Pencatatan, Pelaporan dan Analisis Insiden Keselamatan Pasien.

Kegiatan ini berlangsung di Rumah Sakit (RS) PKU Muhammadiyah Nanggulan Kulonprogo pada Agustus - Oktober 2020 dan diikuti 20 orang dari manajemen RS PKU Muhammadiyah Nanggulan.

“Tujuan kami adalah membangun sistem informasi untuk pencatatan, pelaporan dan analisis Insiden Keselamatan Pasien agar dapat menjadi pembelajaran bagi RS PKU Muhammadiyah Nanggulan,” kata Ekorini melalui keterangan tertulis kepada Harian Jogja.

Tim Pengabdian Masyarakat UMY mengawali kegiatan dengan diskusi terfokus antara yang dihadiri oleh manajemen RS PKU Muhammadiyah Nanggulan bersama Tim Pengembangan Sistem RS PKU Muhammadiyah Gamping. Direktur RS PKU Muhammadiyah Nanggulan Wahyuni Hafid mendampingi proses kegiatan di seluruh pertemuan.

“Disepakati alur bisnis sistem pelaporan yang akan dibangun serta pelatihan-pelatihan pendukung yang harus dilakukan. Sistem yang dikembangkan adalah pelaporan insiden yang diikuti dengan investigasi sederhana, pelaporan kegiatan surveilans yang dilakukan oleh Infection Prevention and Control Nurse (IPCN), pelaporan kejadian dan reaksi yang harus ada sesuai ketentuan akreditasi RS, dan pelaporan data operasi untuk analisis perbedaan diagnosis pre dan pasca operasi,” ujar dia.

Menurut mitrta pengabdian, e-note system yang telah dikembangkan sebagai inovasi pencatatan, pelaporan dan analisis Insiden Keselamatan Pasien (IKP), perlu disosialisasikan lebih detil kepada seluruh pejabat struktural di lingkungan RS PKU Muhammadiyah Nanggulan. Peran Pimpinan RS PKU Muhammadiyah Nanggulan sangat besar untuk mendorong pemanfaatan sistem ini. E-note system sebagai tools untuk pencatatan, pelaporan dan analisis IKP dapat digunakan sebagai pembelajaran bagi rumah sakit agar kejadian sejenis tidak terjadi lagi di unit yang sama atau unit lainnya

“Sistem ini bermanfaat dan diperlukan untuk dokumentasi yang mudah, aman dan murah. Setiap pejabat struktural atau manajemen mempunyai hak akses yang berbeda, sehingga kerahasiaan insiden keselamatan pasien tetap terjaga namun tetap dapat digunakan sebagai sarana pembelajaran bagi RS.” (Adv)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online