DPAD DIY Ajak Anak Muda Tetap Optimistis Hadapi Zaman
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Ceramah upgrade & update keterampilan pemeriksaan IVA pada tenaga kesehatan Puskesmas Ngawen, Klaten./Istimewa
Harianjogja.com, KLATEN—Ivanna Beru Brahmana, dosen Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengisi Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) dengan kegiatan bertema Pemberdayaan Desa Ngawen Keren (Kesehatan Reproduksi Ngawen) dan Sukses (Sadar Untuk Kanker Serviks) dengan IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat).
Kegiatan ini berlangsung di Desa Ngawen, Klaten, Jawa Tengah, pada 19 Juli 2020 dan 11 Oktober 2020 dan diikuti 15 tenaga kesehatan Puskesmas Ngawen, Klaten, Jawa Tengah.
“Tujuan kami meningkatkan dan update keterampilan tenaga kesehatan Puskesmas Ngawen, Klaten, dalam melakukan pemeriksaan IVA sebagai deteksi dini terhadap kanker serviks, sehingga cakupan temuan kasus lebih luas dan meningkat,” ujar Ivanna.
Pengabdian dilakukan secara online dengan menggunakan media sosial Whatsapp, oleh karena tenaga kesehatan merasa lebih mudah menggunakannya dibandingkan media sosial yang lain. Pengabdian dilakukan dua kali. Kegiatan pertama yang dilaksanakan Minggu, 19 Juli 2020 berupa pretest, ceramah upgrade & update keterampilan pemeriksaan IVA pada tenaga kesehatan Puskesmas Ngawen, Klaten, dan diakhiri dengan postest. Keterampilan pemeriksaan IVA para tenaga kesehatan dievaluasi dengan melakukan pemeriksaan IVA dan didokumentasikan melalui video. Hasil evaluasi disampaikan pada pertemuan kedua pengabdian, yang dilaksanakan pada Minggu 11 Oktober 2020. Kegiatan kedua juga diisi dengan memberikan masukan dan harapan agar ketrampilan pemeriksaan IVA untuk deteksi dini kanker serviks akan terus dilakukan di Puskesmas Ngawen, Klaten, hingga wilayah tersebut akan menjadi desa sadar deteksi dini kanker serviks.
Endang, bidan penanggung jawab Puskesmas Ngawen, Klaten, menyampaikan bahwa kegiatan pengabdian yang dilakukan sangat bermanfaat. Pemeriksaan IVA dilakukan rutin dilakukan di Puskesmas Ngawen, Klaten setiap hari Kamis. Pemeriksaan IVA sebagai deteksi dini kanker serviks akan terus diupayakan untuk bisa dilakukan untuk meningkatkan cakupan deteksi dini kanker serviks terutama di wilayah Desa Ngawen, Klaten.
Kegiatan pengabdian dengan melakukan upgrade dan update ketrampilan pemeriksaan IVA pada tenaga kesehatan Puskesmas Ngawen, Klaten berjalan dengan lancar dan disambut baik oleh semua tenaga kesehatan puskesmas. Hal ini dikarenakan dengan adanya upgrade dan update keterampilan pemeriksaan IVA ini akan menjadikan ketrampilan tenaga kesehatan Puskesmas Ngawen lebih kompeten lagi dalam melakukan deteksi dini kanker serviks dengan metode IVA. Dengan demikian diharapkan cakupan deteksi dini kanker serviks akan makin meningkat, dan risiko kejadian kanker serviks pada masyarakat Desa Ngawen akan menurun. (Adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Pencegahan stunting tidak hanya difokuskan pada anak, karena ibu juga harus mendapat perhatian.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Wali Kota Jogja Hasto dorong kampung wisata jadi ruang belajar. Turis asing diusulkan ikut mengajar anak-anak.
Jadwal KRL Solo–Jogja Jumat 22 Mei 2026 kembali normal. Cek jam keberangkatan lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.