DPAD DIY Ajak Anak Muda Tetap Optimistis Hadapi Zaman
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Program Kemitraan Masyarakat (PKM) di Rumah Sakit Gigi Mulut (RSGM) UMY./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Dosen Program Studi Profesi Dokter Gigi (PSPDG) Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Laelia Dwi Anggraini, mendorong pembentukan TK peduli gigi sehat di Kota Jogja melalui dental prevention care untuk anak.
Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini berlangsung di Rumah Sakit Gigi Mulut (RSGM) UMY pada 7 Februari 2020 dan dua bentuk yakni worokshop yang diikuti 10 orang dan seminar online yang diikuti 60 orang. Peserta berasal dari TK dan PAUD se-Kota Jogja.
“Program ini bertujuan pemberian materi kesehatan gigi pada guru TK dan PAUD serta mengajak mereka peduli akan kesehatan gigi murid-muridnya,” kata Laelia melalui keterangan tertulis kepada Harian Jogja.
Pelaksanaan kegiatan meliputi workshop (WS) persiapan, WS pertama tentang brainstorming bagaimana konsep TK Peduli Kesehatan Gigi, WS kedua tentang kriteria TK Peduli Kesehatan Gigi, dan WS ketiga tentang persiapan seminar serta pembuatan bahan ajar untuk TK.
Berikutnya pemilihan khalayak/responden, ialah TK/PAUD yang telah menjadi MoU dari RSGM UMY. Terakhir adalah keterlibatan peran ibu.
“Wanita adalah hal penting dalam suatu penggerakan masyarakat, termasuk masyarakat sekolah,” kata dia.
Menurut Laelia, pengetahuan tentang menyikat gigi, cara, besarnya pasta gigi yang diperlukan untuk menyikat gigi serta pertolongan kedaruratan saat anak sakit gigi dan bengkak giginya perlu ditingkatkan pada kalangan pendidik guru TK dan PAUD. Hal ini terbukti belum 100% jawaban benar dari data kuesioner.
Kesadaran pentingnya kepedulian sekolah dalam masalah kesehatan gigi dan mulut, dibuktikan dengan 97,60% - 100% responden setuju terkait pelatihan virtual dan penambahan pengetahuan tentang kesehatan gigi anak. (Adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Pencegahan stunting tidak hanya difokuskan pada anak, karena ibu juga harus mendapat perhatian.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Wali Kota Jogja Hasto dorong kampung wisata jadi ruang belajar. Turis asing diusulkan ikut mengajar anak-anak.
Jadwal KRL Solo–Jogja Jumat 22 Mei 2026 kembali normal. Cek jam keberangkatan lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.