Siswa SD Insan Kreatif Kembaran Mengenal Kosa Kata Bahasa Inggris Lewat Picture Story Book

Media Digital
Media Digital Minggu, 08 November 2020 15:37 WIB
Siswa SD Insan Kreatif Kembaran Mengenal Kosa Kata Bahasa Inggris Lewat Picture Story Book

Pengabdian UMY di SD Insan Kreatif Kembaran, Kasihan, Bantul./Istimewa

Harianjogja.com, BANTUL—Sri Rejeki Murtiningsih, dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Fakultas Pendidikan Bahasa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengenalkan kosa kata bahasa Inggris melalui picture story book kepada siswa kelas SD Insan Kreatif Kembaran, Kasihan, Bantul.

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini berlangsung pada 22 dan 29 Februari serta September 2020.

“Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memperkenalkan kosa kata bahasa Inggris kepada siswa siswi SD Muhammadiyah Insan Kreatif, Kembaran dengan menggunakan picture story books. Menggunakan buku-buku bergambar berbahasa Inggris dapat meningkatkan ketertarikan siswa untuk belajar bahasa Inggris sekaligus mengingat kata-kata dari bacaan,” kata Sri Rejeki melalui keterangan tertulis kepada Harian Jogja.

Pada awalnya, kegiatan ini direncanakan berlangsung dalam empat kali atau empat minggu untuk kelas tiga. Kegiatan pengajaran pertama dilakukan pada 25 Februari 2020.

Pelatihan menggandeng mahasiswa sebagai fasilitator.  Kegiatan ini dilakukan untuk melibatkan mahasiswa dalam kegiatan pengabdian. Pelatihan dilakukan sebelum kegiatan pengabdian dimulai yaitu pada 22 Februari 2020. Pelatihan dilakukan juga sebelum pelaksanaan kegiatan yang kedua yaitu pada tanggal 29 Februari 2020. Pelatihan ini melibatkan enam mahasiswa dan dua dosen PBI UMY.

Pelaksanaan program pengajaran menggunakan picture story books direncanakan berlangsung dalam empat kali atau empat minggu untuk kelas III. Kegiatan pengajaran pertama dilakukan pada tanggal 25 Februari 2020.

Karena pandemi, SD Muhammadiyah Insan Kreatif Kembaran tidak lagi melaksanakan kegiatan belajar, sehingga kegiatan pengabdian juga praktis terhenti. Sebagai pengganti, tim pengabdian kepada masyarakat membuat dua video pembelajaran, di-upload di Youtube dan juga diserahkan kepada sekolah dalam bentuk flashdisk.

Menurut dia, ketertarikan siswa terhadap pembelajaran bahasa Inggris menjadi lebih terlihat. Hal ini bisa ditemukan dimana banyak siswa mengikuti kegiatan yang dirancang selama pembelajaran dengan baik dan tertib. Siswa juga lebih antusias dalam mengikuti pembelajaran yang bisa dilihat dari banyak siswa lebih banyak duduk di tempat duduk masing-masing dan menghadap ke pengabdi Ketika mengajar. Selain itu, siswa juga menirukan kata-kata yang diucapkan oleh pengabdi atau menjawab pertanyaan jika ditanya.

Siswa juga terlihat mampu mengingat kosa kata bahasa Inggris yang dipelajari minggu sebelumnya dengan baik. Hal ini terlihat ketika pengabdi melakukan review selama proses belajar mengajar, siswa mampu menyebutkan sebagian besar kosa kata yang diajarkan di minggu sebelumnya. Selain itu, juga terlihat antusias mempelajari kosa kata baru yang terdapat dalam buku. Selain itu, siswa juga terlihat tidak hanya mampu mengingat kosa kata tapi juga mampu mengingat ejaan dari kosa kata yang telah dipelajari sebelumnya.

“Dari pelaksanaan kegiatan pengabdian ini bisa disimpulkan bahwa picture story books bisa digunakan untuk meningkatkan ketertarikan siswa-siswi SD dalam belajar bahasa Inggris. Siswa dapat lebih fokus dalam mengikuti pelajaran karena adanya variasi buku yang digunakan selama pembelajaran. Buku-buku tersebut harus berisi kata-kata yang tidak terlalu sulit untuk anak-anak. Untuk selanjutnya, kegiatan pengabdian ini menyarankan untuk bisa diteruskannya kegiatan ini menjadi kegiatan yang berkala dan menggunakan picture story books yang lebih banyak,” ujar Sri Rejeki. (Adv)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online