Pengabdian UMY Dorong Peningkatan Operasional Klinik Kesehatan

Media Digital
Media Digital Senin, 09 November 2020 01:57 WIB
Pengabdian UMY Dorong Peningkatan Operasional Klinik Kesehatan

Program Pengabdian Masyarakat Berbasis Perserikatan Muhammadiyah (PPM-Muhammadiyah) di Balai Kesehatan Ibu dan Anak (BKIA) Al-Ikhlas PKU Muhammadiyah Borobudurma Al-Ikhlas PKU Muhammadiyah Borobudur./Istimewa

Harianjogja.com, MAGELANG—Nur Hidayah, dosen Magister Manajemen Rumah Sakit Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengisi Program Pengabdian Masyarakat Berbasis Perserikatan Muhammadiyah (PPM-Muhammadiyah) dengan kegiatan bertema Peningkatan Kegiatan Operasional Balai Kesehatan Ibu dan Anak (BKIA) Al-Ikhlas PKU Muhammadiyah Borobudur Al-Ikhlas PKU Muhammadiyah Borobudur.

Kegiatan pengabdian ini berlangsung Klinik Pratama Al-Ikhlas Muhammadiyah Borobudur, 5 dan 15 Februari 2020. Masyarakat sasaran kegiatan pengabdian masyarakat ini terdiri dari; Pimpinan Cabang Aisyiyah Borobudur; Kepala Sekolah TK, SD, SMP, SMK, SMA; Panti Asuan; Pesantren Muhammadiyah Borobudur; warga Muhammadiyah, Aisyiyah, dan Amal Usaha Muhammadiyah Borobudur.

“Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengoptimalkan kembali kegiatan operasional Balai Kesehatan Ibu dan Anak (BKIA) Al-Ikhlas PKU Muhammadiyah Borobudur (sekarang berubah nama menjadi Klinik Pratama Al-Ikhlas Muhammadiyah Borobudur) yaitu dengan melakukan pemasaran jasa layanan klinik,” kata Nur Hidayah melalui keterangan tertulis kepada Harian Jogja.

Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat ini antar lain; 1). Pemeriksaan kesehatan (timbang, tensi, gula darah, cholesterol, dan asam urat) serta pemberian obat bagi yang memerlukan obat dari hasil pemeriksaan, 2). Menyanyikan Mars Sang Surya dan mars “Aisyiyah, 3). Metode ceramah, dan 4). Metode Tanya jawab.

Menurut Nur Hidayah, meningkatkan kegiatan operasional suatu klinik merupakan suatu hal yang sangat penting karena hal tersebut akan berpengaruh terhadap perkembangan klinik ke depan. Sama halnya dengan meningkatkan kegiatan operasional Klinik Pratama Al-Ikhlas  Muhammadiyah Borobudur, tentunya juga membutuhkan beberapa usaha, salah satunya yaitu dengan cara pendekatan dan memperkenalkan klinik kepada masyarakat sekitar dengan melakukan berbagai upaya seperti melakukan pemeriksaan kesehatan dan juga memberikan ceramah mengenai kesehatan kepada ibu-ibu ‘Aisyiyah dan kepada kelompok Griya Lansia Kembang Setaman Cabang ‘Aisyiyah Borobudur.

“Dengan demikian, tentunya akan membantu klinik dalam memasarkan jasa layananan klinik kepada masyarakat sekitar dan akan semakin banyak masyarakat yang mengenal dan berkunjung ke Klinik. Harapannya ketika BKIA sudah bekerja sama dengan BPJS, masyarakat menjadikan Klinik sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama dalam sistem rujukan pelayanan kesehatan JKN. Selain itu, Klinik Pratama Al-Ikhlas Muhammadiyah Borobudur tentunya sangat membutuhkan support dari Pimpinan  Cabang Muhammadiyah Borobudur maupun Pimpinan ‘Aisyiyah Borobudur beserta masyarakat sekitar dalam meningkatkan kegiatan operasional klinik,” ujar dia. (Adv)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online