Indonesia Borong Tiga Gelar di AQUA SEA Badminton Final 2026
Rangkaian turnamen regional Haier-AQUA SEA Badminton Final 2026 di Vietnam resmi berakhir dengan raihan prestasi membanggakan bagi kontingen Indonesia.
Firman Pribadi/Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Firman Pribadi dan Merita Arini, dosen Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menggelar pelatihan penguyusunan renstra Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Sruweng.
Program Pengabdian Masyarakat Berbasis Perserikatan Muhammadiyah (PPM-Muhammadiyah) itu diikuti 12 orang dari manajemen rumah sakit.
“Dikarenakan masih dalam masa pandemi Covid 19 pelaksanaan kegiatan pelatihan pendapingan penyusunan renstra rumah sakit di RS PKU Muhammadiyah Sruweng dilakukan secara online dengan menggunakan aplikasi zoom yang disediakan oleh pihak rumah sakit. Peserta yang hadir dalam pelatihan ini ada 12 orang yang terdiri dari staf dan seluruh direksi rumah sakit mitra. Peserta pelatihan mengikuti pelatihan dari ruang serba guna rumah sakit melalui tv yang disambungkan ke aplikasi zoom. Di sisi lain tim pelatih memberikan pelatihan melalui ruang rapat MARS UMY yang juga menggunakan sambungan tivi dari aplikasi zoom,” kata Firman melalui keterangan tertulis kepada Harian Jogja.
Pelatihan pendampingan penyusunan renstra rumah sakit di RS PKU Muhammadiyah Sruweng diawali dengan langkah analisis lingkungan atau trend watching analysis. Analisis lingkungan terdiri dari lingkungan eksternal dan lingkungan internal rumah sakit.
Metode analisis lingkungan internal dan eksternal dalam pelatihan ini mengikuti langkah-langkah dari swayne, Duncan dan Ginter (2006) seperti berikut: pertama melakukan proses analsis lingkungan yang terdiri dari tahap scanning, monitoring, forecasting, assesing.
Setelah peroses analisis lingkungan selesai dilakukan langkah selanjutnya adalah melakukan analisis persaingan industri dengan langkah-langkah berikut: menentukan Area layanan, Analisis pesaing, mengembangkan definisi industry, identifikasi pesaing, informasi pesaing. Analisis persaingan industri industri ini dilakukan dengan menggunakan five forces dari Michael Porter.
Dalam pelatihan ini peserta diajarkan bagaimana mencari data menganalisis data dengan menggunakan excel, sehingga data tadi punya makna untuk proses selanjutnya. Karena dengan memahami data dari analisis lingkungan, rumah sakit akan paham bagaimana posisinya saat ini. Selanjutnya data lingkungan ini akan menjadi masukan bagi rumah sakit untuk mengevaluasi Visi dan Misi-nya. Apakah Visi dan Misi rumah sakit saat ini masih relevan dengan kondisi lingkunganya atau tidak sesuai lagi. Dengan terbentuknya Visi dan Misi yang sudah disesuaikan dengan kondisi laingkungan maka langkah strategis ke depan dapat ditentukan.
“Direksi dan peserta pelatihan menyatakan puas atas pelatihan yang diberikan. Hal ini tampak dengan adanya peningkatan kemampuan peserta dalam mengolah data, memahami dan menginterprestasikan data. Peserta menantikan adanya pelatihan lanjutan terkait dengan peyusunan renstra rumah sakit ini. Peserta tampak antusias dalam peoses pelatihan, karena penysunan renstra bagi rumah sakit adalah hal penting. Karena renstra rumah sakit adalah bagian penting dan persyaratan bagi rumah sakit dalam proses akreditasi (SNARS),” ujar Firman. (Adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rangkaian turnamen regional Haier-AQUA SEA Badminton Final 2026 di Vietnam resmi berakhir dengan raihan prestasi membanggakan bagi kontingen Indonesia.
PSS Sleman memastikan seluruh pemain lokal anyar telah tiba di Sleman dan menjalani MCU. Persiapan tim terus dimatangkan untuk musim kompetisi 2026.
Citilink mengoperasikan 43 pesawat hingga Juni 2026. Dukungan Danantara mendorong transformasi Garuda Indonesia Group dan ekspansi rute.
Komunitas Intelijen AS menyebut China memperoleh data 220 juta pemilih Amerika. Beijing membantah pernah mencampuri pemilu AS.
Pemerintah menghormati putusan MK soal pemisahan anggaran MBG dari dana pendidikan dan akan mengkaji dampaknya terhadap APBN.
Prabowo meminta gubernur dan bupati tidak mengerahkan warga untuk menyambut kunjungan kerjanya agar masyarakat tidak menunggu berjam-jam.