PKM UMY Perkuat Kualitas Usaha Rumah Keju Jogja

Media Digital
Media Digital Selasa, 10 November 2020 18:57 WIB
PKM UMY Perkuat Kualitas Usaha Rumah Keju Jogja

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) di Rumah Keju Jogja di Jl Plemburan Gg Cucakrowo 4, Sariharjo, Ngaglik, Sleman./Istimewa

Harianjogja.com, SLEMAN—Grace Lestariana Wonoadi, dosen Hubungan Internasional Fisipol UMY mengadakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) di Rumah Keju Jogja di Jl Plemburan Gg Cucakrowo 4, Sariharjo, Ngaglik, Sleman, pada Januari-Oktober 2020.

Sasaran PKM ini adalah 18 pegiat Komunitas Rumah Keju Jogja (RKJ), yaitu komunitas produksi berbagai jenis keju natural dengan brand KEJUGJA yang mayoritas anggotanya adalah perempuan. 

“Tujuan kegiatan meningkatkan kapasitas produksi KEJUGJA yang natural, halal, artisan dalam keterbatasan tenaga kerja dan sarana prasarana RKJ serta promosi dan pemasaran produk keju natural, halal, artisan sebagai produk alternatif dari keju olahan daei industri yang menguasai pasar,” kata Grace.

Program Pengabdian Masyarakat ini diawali dengan FGD untuk melakukan identifikasi masalah dan rencana pengembangan usaha. Dengan keterbatasan SDM RKJ, masukan delegasi BTPBA - LIPI Yogyakarta terkait hilirisasi produk susu menjadi keju, dan catatan delegasi Dinas Pertanian, Peternakan, dan Perikanan Sleman terkait setifikasi produk semakin mendorong kebutuhan akan alat produksi multifungsi dengan bahan sesuai standar kesehatan.

Tim Abdimas yang terdiri dari Grace Lestariana Wonoadi, Dian Azmawati, dan mahasiswa Prodi Hubungan Internasional Fisipol UMY serta Sukamto, dari Prodi Teknik Mesin Universitas Janabadra menyiapkan rancangan teknologi tepat guna, yaitu cheese vat sederhana yang memungkinkan efisiensi proses mengolah 40 liter susu, mulai dari menuang susu, pasteurisasi, koagulasi, hingga pemisahan whey dan curd. Dengan dukungan dunia usaha, yaitu PT Harimukti Teknik, alat produksi tersebut telah terwujud dan digunakan oleh RKJ. Di samping itu, program Abdiman ini juga mendukung pemberdayaan komunitas dalam memanfaatkan digital marketing. Demi optimalisasi pemanfaatan aplikasi digital, maka anggota RKJ disertakan dalam pelatihan pembuatan content marketing, web design, dan promosi yang berkelanjutan serta didukung dengan skema dana bergulir untuk memiliki sarana komunikasi yang sesuai kebutuhan.

“Alhamdulillah, program ini sangat sesuai kebutuhan RKJ. Saat ini banyak order baru, maupun repeat order. Kami juga lebih percaya diri dalam menanggapi order besar,” kata Ketua RKJ, Ruri Indirasari. (ADV)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online