Dosen UMY Edukasi Warga Jambusari Cegah Trafficking

Media Digital
Media Digital Selasa, 10 November 2020 19:42 WIB
Dosen UMY Edukasi Warga Jambusari Cegah Trafficking

Workshop pencegahan trafficking./Istimewa

Harianjogja.com, SLEMAN—Nurul Aisyah, dosen Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengedukasi warga Jambusari, Wonokerto, Turi, Sleman, untuk mencegah human trafficking.

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini diikuti 20 orang dari kelompok PKK Jambusari.

“Pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat padukuhan Jambusari, Wonokerto, Turi, Sleman yaitu pada kelompok PKK dalam pengedukasian pencegahan human trafficking. Hal ini didasarkan atas Yogyakarta merupakan salah satu wilayah rawan human trafficking maka sedini mungkin desa Wonokerto Turi PKK Jambusari merasa perlu diedukasi keterkaitan agar human trafficking tidak melanda daerahnya,” kata Nurul.

Observasi dilakukan dalam menggali informasi lebih jauh tentang tindak human trafficking di Jambusari. Koordinasi, dilakukan melalui kerjasama dengan ketua RT, tim PKK dan Tim pengabdi hingga memunculkan desain untuk pengedukasian lebih lanjut. Perancangan design kegiatana, setelah jadi kemudian disosialisasikan. Langkah berikutnya adalah simulasi. Simulasi merupakan tahap awal kelompok PKK untuk praktek dengan menggunakan berbagai sarana role play, seperti adanya kasus kemudian peserta menanggapi. Hal ini dipinpin oleh 1 oranag ketua dan ada 4 pemain, 1 notulensi dan 12 - 14 peserta, ini dilaksanakan seminggu 1-2 kali, setelah satu setengah bulan kemudian aksi. Tahap aksi ini adalah menyuarakan bahwa human trafficking sesuatu yang berbahaya dan memeiliki dampak negatif jika dibiarkan. bersamaan dengan jalannya aksi, kami tim pegabdi bersama tim PKK memasang baliho dan pamflet juga di pojok pojok desa/ padukuhan. terakhir pendampingan, pendampingan ini adalah kegiatan pemantapan kembali sebelum warga pKK maju lomba ke tingkat Desa.

“Pengedukasian berjalan efektif, serta adanya peningkatan pemahaman kelompokk PKK terhadap tindak human trafficking dari 40% ke 100%,” kata Nurul. (ADV)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online