UMY Gelar Seminar Kampus Ramah Difabel

Media Digital
Media Digital Selasa, 10 November 2020 20:42 WIB
UMY Gelar Seminar Kampus Ramah Difabel

Seminar daring kampus ramah difabel./Istimewa

Harianjogja.com, JOGJA—Ahmad Zaki, dosen Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), mengadakan seminar tentang aksesibilitas ramah difabel di kampus.

Seminar yang menjadi bagian Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini diikuti 50 mahasiswa difabel, penyandang disabilitas, dan aktivis.

“Panitia bekerjasama dengan Pusat Studi Difabel dan Kemanusiaan UMY mendata mahasiswa difabel di UMY. Setelah itu, bekerja sama dengan organisasi atau yayasan difabel di luar UMY seperti Gerkatin mengundang mahasiswa atau calon mahasiswa yang difabel untuk menghadiri seminar ini. Undangan secara umum disampaikan secara luar melalui media Whatsapp,” kata Ahmad Zaki.

Kegiatan ini dipandu oleh moderator Seplika Yadi, dosen Teknik Sipil UMY, dimulai dengan sambutan Ketua Pusat Studi Disabilitas dan Kemanusiaan UMY Warih Andan Pupsitosari, Kepala LP3M UMY Gatot Supangkat, dan dilanjutkan sambutan oleh Koordinator Divisi PRB MDMC PP Muhammadiyah Budi Santoso.

Acara intinya adalah materi oleh Pusat Layana Difabel UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Ro\'fah, tentang fasilitas bagi disabilitas di UIN Sunan Kalijaga, dilanjutkan materi oleh Pusat Studi Difabel dan Kemanusiaan UMY Arni Surwanti tentang Hak Fasilitas bagi Penyandang Disabilitas dan terakhir oleh Ahmad Zaki, dosen Program Studi Teknik Sipil UMY tentang fasilitas ramah difabel. Selama acara berlangsung secara online juga dipandu oleh Juru Bahasa Isyarat (JBI) agar materi yang disampaikan bisa dipahami oleh kaum difabel. Acara ini ditutup dengan diskusi dan tanya jawab.

“Kegiatan yang sangat bagus sesuai dengan Mandat Muktamar ke 47 Muhammadiyah di Makassar agar peran mitigasi dan advokasi bencana pada satuan pendidikan sangat penting, terkhusus pada 20.000 lebih satuan pendidikan muhammadiyah, sehingga menjadi penting bagi kita bersama bagaimana aksesbilitas itu bisa mengadvokasi layanan yang ramah pada kaum difabel. Dengan UMY membuat role model fasilitas ramah difabel bisa jadi akan diduplikasi oleh satuan pendidikan muhammadiyah dan satuan pendidikan yang lain,” kata Budi Santoso, Koordinator Divisi PRB MDMC PP Muhammadiyah. (ADV)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online