Tutup KLIC Fest 2026, Bupati : Klaten Selalu Jadi Rumah Pesepeda Dunia
Gala dinner di Candi Sewu tutup rangkaian KLIC Fest 2026 dengan pesan persahabatan internasional. Klaten kini makin mantap sebagai destinasi sport tourism dunia
Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) bertema Shero (She is A Hero): Pemberdayaan Wanita Melalui Pelatihan Ecoprint untuk Mencetak Pengusaha di Kecamatan Dlingo, Bantul./Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL—Puthut Ardianto, dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Pendidikan Bahasa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengadakan Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) dengan kegiatan bertema Shero (She is A Hero): Pemberdayaan Wanita Melalui Pelatihan Ecoprint untuk Mencetak Pengusaha di Kecamatan Dlingo, Bantul.
Kegiatan ini berlangsung pada Februari - Juli 2020 dan diikuti 22 orang dengan tujuan mencetak wanita pengusaha serta memberi keterampilan usaha
Kegiatan ini terbagi menjadi 6 (enam) pertemuan. Pertemuan ke-1, peserta diberikan pelatihan mengenai tata cara scouring dan mordanting, lalu setelah itu diberi pengalaman untuk melakukan ecoprint bersama. Untuk tugas di rumah, peserta diberikan PR untuk mengerjakan sesi scouring dan mordanting sendiri secara kelompok. Setelah 1 (satu) minggu, peserta akan ngeprint bersama lagi dengan hasil kain yang sudah mereka treatment sendiri. Di minggu ke-2, peserta diajarkan cara untuk mengekstraksi kayu-kayu pewarna menjadi cairan warna alam. Hal ini dilakukan selama 2 jam dan didiamkan selama 1 hari 1 malam. baru pada pertemuan ke-3, peserta mencetak dengan menggunakan kain dan hasil pewarna alam mereka sendiri. Pada pertemuan selanjutnya, peserta diberikan waktu untuk mengasah kreatifitas dalam penataan daun-daun di atas kain.
“Dalam pelaksanaannya, pengabdian yang telah terlaksana selama 6 (enam) kali pertemuuan ini baik online maupun offline telah mampu menghasilkan produk ecoprint berupa scarf dan kain Panjang. Selain itu, program pengabdian ini juga telah mampu membuat para peserta memiliki keyakinan (belief) bahwa mereka bisa memproduksi suatu produk dengan nilai jual yang tinggi. Ditambah lagi, pelatihan ini menjadikan peserta semakin memiliki self awareness terhadap kondisi lingkungan sekitar mereka. Hal ini terwujud dari kebiasaan baru yaitu menanam pohon-pohon yang ecoprintable,” kata Puthut.
Koniah, salah satu peserta pelatihan mengatakan pelatihan ini sangat bermanfaat bagi mereka karena selain ilmu baru, mereka juga mendapatkan keterampilan yang bisa mendukung pendapatan keluarga mereka. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gala dinner di Candi Sewu tutup rangkaian KLIC Fest 2026 dengan pesan persahabatan internasional. Klaten kini makin mantap sebagai destinasi sport tourism dunia
Timnas Iran memindahkan markas ke Meksiko jelang Piala Dunia 2026 demi mengatasi masalah visa dan keamanan.
Kepuasan pelanggan KAI Daop 6 Jogja terus meningkat hingga 4,55 pada 2025. Layanan makin nyaman, aman, dan ramah lingkungan.
BNPB mengimbau masyarakat waspada cuaca ekstrem usai BMKG memprediksi hujan lebat disertai angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia.
Jadwal KRL Jogja-Solo terbaru 25 Mei 2026 lengkap. Tarif Rp8.000, berangkat hampir tiap jam, solusi cepat anti macet.
Bruno Fernandes mencetak 21 assist musim ini, memecahkan rekor Liga Inggris dan mengungguli Thierry Henry serta Kevin De Bruyne.