Jogja Halal Festival 2026 Resmi Diluncurkan, Bidik Pasar Global
Panitia Jogja Halal Festival (JHF) #3 resmi meluncurkan Jogja Halal Festival #3 Tahun 2026 di Ruang Bangsal Mataram, Lantai 2, Kantor Perwakilan Bank Indonesia
Program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) di Desa Trimurti, Sawahan, Srandakan, Bantul./Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL—Program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) di Desa Trimurti, Sawahan, Srandakan, Bantul, memberikan penyuluhan dan pelatihan pemanfaatan kelapa untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.
KKN yang dibimbing Erni Suryandari Fathmaningrum, dosen Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMY, itu melibatkan 50 anggota PKK Desa Trimurti.
“Tujuan kami adalah membudidayakan olahan kelapa menjadi VCO untuk dijual guna meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Trimurti,” kata Erni.
Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini dibantu sembilan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dan masyarakat sebagai objek dari pengabdian ini. Kegiatan pengabdian ini mendapat respon yang luar biasa dari perangkat desa dan masyarakat. Ini bisa dibuktikan dengan setiap kegiatan/program yang dilakukan masyarakat bersedia hadir dan meluangkan waktu mereka mengikuti kegiatan ini dari sejak sosialisasi dan koordinasi, penyuluhan, sampai ke pelatihan pemanfaatan kelapa menjadi produk yang bisa mempunyai ekonomis yang tinggi. Beberapa hambatan yang terjadi masih dapat teratasi. Semua kegiatan dilakukan secara bertahap dan kontinu serta terkoordinir.
Kegiatan ini secara nyata berdampak positif dengan berubahnya pola pikir dan cara pandang masyarakat terhadap kelapa yang sebelumnya hanya menjadi santan untuk memasak saja. Hasil dari kegiatan ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sehingga mereka mampu meningkatkan perekonomian mereka dengan memanfaatkan potensi kelapa yang ada di lingkungannya menjadi suatu produk yang dapat dijadikan sumber penghasilan guna meningkatkan taraf hidup mereka.
Tim pengabdian pada masyarakat mempersiapkan materi dan bahan peraga pembuatan VCO yang kemudian dipresentasikan kepada peserta pelatihan. Materi yang disajikan saat presentasi antara lain manfaat VCO sebagai produk makanan sehat, pemanfaatan kelapa sebagai bahan baku pembuatan VCO, proses pembuatan VCO, dan pelatihan serta demonstrasi pembuatan VCO.
“Masyarakat merasa terbantu dengan program ini, karena selama ini kelapa hanya digunakan untuk memasa,” ujar Erni. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Panitia Jogja Halal Festival (JHF) #3 resmi meluncurkan Jogja Halal Festival #3 Tahun 2026 di Ruang Bangsal Mataram, Lantai 2, Kantor Perwakilan Bank Indonesia
Dua anak pejuang leukemia menjalani pengobatan di RSUP Dr. Sardjito. BPJS Kesehatan membantu meringankan biaya terapi sehingga keluarga fokus mendampingi.
Kongres XI WUJA 2026 di Jogja diikuti lebih dari 1.000 alumni Jesuit dari berbagai negara. Sultan HB X mengajak memperkuat persaudaraan dan kepemimpinan berbasi
Kemantren Umbulharjo memperluas gerakan pilah sampah dari rumah. Pemkot Jogja menargetkan pengurangan sampah organik melalui Mas JOS.
Timnas Indonesia dipastikan tanpa Marselino Ferdinan, Ragnar Oratmangoen, dan Justin Hubner saat menghadapi Timor Leste di Piala AFF 2026.
Geely Coolray resmi meluncur di GIIAS 2026. SUV turbo 174 PS ini dibanderol mulai Rp333 juta dan siap bersaing dengan Honda HR-V hingga Hyundai Creta.