UMY Kembangkan Kuliner Salak untuk Dukung Mranggen sebagai Desa Wisata

Media Digital
Media Digital Sabtu, 05 Desember 2020 13:37 WIB
UMY Kembangkan Kuliner Salak untuk Dukung Mranggen sebagai Desa Wisata

Pelatihan kuliner berbahan salak./Istimewa

Harianjogja.com, MAGELANG—Triwara Buddhisatyarini, dosen Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengembangkan kuliner berbahan salak untuk mendukung Desa Mranggen, Srumbung, Magelang, sebagai desa wisata.

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini berlangsung di Desa Mranggen, Srumbung, Magelang, Februari 2020, dan diikuti 40 orang.

“Kegiatan diawali dengan sosialisasi pentingnya kuliner berbahan baku lokal untuk menunjang keberadaan desa wisata. dilanjutkan dengan pelatihan beberapa macam olahan berbahan salak, ada empat macam pelatihan, yakni pembuatan dodol salak, brownies salak, donut salak dan cookies salak. Kami juga memberikan pengarahan untuk cara pemasarannya. Pelatihan olahan lain belum diberikan karena pandemi Covid-19,” kata Triwara.

Dia mengatakan masyarakat mengapresiasi adanya pelatihan pelatihan sejenis mengingat hasil pertanian setempat tidak hanya buah salak, walaupun yang utama memang penghasil buah salak.

“Masyarakat antusias menerima pelatihan dan menginginkan pelatihan-pelatihan sejenis untuk memperkaya wawasan tentang kuliner berbahan baku lokal yang lain,” kata dia. (ADV)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online