Jogja Halal Festival 2026 Resmi Diluncurkan, Bidik Pasar Global
Panitia Jogja Halal Festival (JHF) #3 resmi meluncurkan Jogja Halal Festival #3 Tahun 2026 di Ruang Bangsal Mataram, Lantai 2, Kantor Perwakilan Bank Indonesia
Salah satu anggota tim pengabdian masyarakat UMY menunjukkan sumber air bersih di Dusun Sepandan Wetan, Desa Selo, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali-Ist
Harianjogja.com, BOYOLALI--Tim Pengabdian Masyarakat (abdimas) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta membantu kebutuhan air bersih warga lereng pegunungan di Boyolali, Jawa Tengah.
Tim telah melaksanakan kegiatan pembedayaan masyarak di Dusun Sepandan Wetan, Desa Selo, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali. Kawasan ini terletak di antara Gunung Merapi dengan Gunung Merbabu.
Daerah yang sangat subur dengan pemandangan alam yang indah ini memiliki keterbatasan terkait dengan pemenuhan kebutuhan air bersih, baik untuk konsumsi maupun untuk keperluan lainnya.
Menurut ketua Tim Abdimas UMY, Dr. Takdir Ali Mukti permasalahan yang dihadapi dusun ini antara lain, tidak adanya sumber air yang mencukupi di Dusun Sepadan Wetan, setelah satu-satunya sumber yang ada di dusun ini
mengalami kerusakan.
"Selain itu kurangnya pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya konservasi sumber daya air sehingga dapat dioptimalkan pemanfaatannya," kata Takdir Ali Mukti, di sela-sela kegiatan yang digelar September 2020 lalu.
Oleh karena itu, menurut Sidiq Ahmadi, MA, selaku anggota tim, solusi yang ditawarkan atas permasalah tersebut adalah, segera dilakukannya upaya konservasi dan penyehatan sumber daya air yang ada agar bertambah debit airnya, pencarian sumber-sumber air yang baru; serta peningkatan kesadaran masyarakat mengenai konservasi sumber daya air.
Untuk mencapai solusi sebagaimana disebutkan di atas, metode yang akan dilaksanakan oleh tim pengabdian masyarakat ini adalah, melakukan penataan lingkungan sumber air alam sebagai daya dukung konservasi dan pembuatan bak penampungan air bersih agar dapat dimanfaatkan oleh warga dusun dengan optimal.
Selain itu juga dilakukan pemompaan air bersih dari sumber air dusun dengan dua mesin sehingga air dapat naik ke dekat rumah warga serta pelatihan dan penyuluhan kepada masyarakat tentang konservasi sumber daya alir alami agar dapat lestari.
Hasil luaran dari kegiatan KKN-PPM ini adalah, terlaksananya pemompaan air bersih dari sumber air alam ke bak penampungan warga sekaligus meningkatnya kesadaran masyarakat dusun Sepandan Wetan dalam melakukan konservasi sumber daya air.
Hasil KKN PPM selengkapnya dapat dilihat dalam link youtube berikut ini https://www.youtube.com/watch?v=fh30Xmpyxa8&t=235s.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Panitia Jogja Halal Festival (JHF) #3 resmi meluncurkan Jogja Halal Festival #3 Tahun 2026 di Ruang Bangsal Mataram, Lantai 2, Kantor Perwakilan Bank Indonesia
Prabowo Subianto meminta jenderal TNI tidak menjadi "jenderal salon" dan menginstruksikan TNI, Polri, serta kepala daerah rutin memantau kebersihan lingkungan.
Dua pendaki yang viral karena menaiki Tugu Triangulasi Gunung Merbabu diberi sanksi pembinaan oleh BTNGMb dan diwajibkan membuat video permintaan maaf.
Kemendag menargetkan Indonesia Shopping Festival 2026 mencatat transaksi Rp38 triliun dengan 407 pusat belanja dan diskon hingga 80 persen.
Pembangunan Jembatan Garuda di Gunungkidul bertambah menjadi sembilan titik. Program ini ditargetkan mencapai 11 jembatan pada 2026.
Pemkab Sleman bersama Satgas Pangan Polresta Sleman memperkuat pengawasan stok dan harga bahan pokok guna menjaga stabilitas pasokan pangan di wilayah Sleman.