Jalan Mulus Permudah Aktivitas Ekonomi Warga Bantul
Pembangunan dan pemeliharaan jalan di Bantul membantu petani dan pelaku UMKM memperlancar mobilitas, distribusi hasil panen, serta pemasaran produk.
LP3M UMY memberikan pelatihan terkait manajemen pengelolaan Bank Sampah di Bank Sampah Mojomanis, Bantul. /Ist-dok UMY
Harianjogja.com, JOGJA- Kelestarian lingkungan menjadi isu yang harus diperhatikan oleh semua sektor. Tak terkecuali Lembaga Penelitian, Publikasi dan Pengadian Masyarakat (LP3M) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang berkomitmen untuk mendukung terwujudnya Kampung Ramah Lingkungan di Bantul.
Komitmen ini ditunjukkan melalui program pengabdian masyarakat kolaborasi bersama Dinas Lingkungan Hidup dengan tema Kampung Ramah Lingkungan. Bentuk program ini dilaksanakan dengan mendukung penduduk Mojolegi untuk sadar akan kebersihan lingkungan melalui pembentukan Bank Sampah Mojomanis, pelatihan, dan pemberian hibah alat.
LP3M UMY memberikan pelatihan terkait manajemen pengelolaan Bank Sampah dengan pembicara Jumali, selaku Ketua Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Salakan Bersemi yang sering menjadi Bank Sampah percontohan di Jogja.
Baca juga: Menarik, Ada Kostum Dinosaurus Ala Anak SMK Bantul. Harga Jual sampai Ratusan Juta
Tidak hanya itu, LP3M UMY turut memberikan hibah bantuan untuk mendukung proses keberlangsungan Bank Sampah Mojomanis di antaranya timbangan duduk, struktur organisasi, papan nama sekretariat organisasi, seragam pengelola Bank Sampah Mojomanis, sarung tangan untuk pemilahan sampah, buku tabungan nasabah, dan buku administrasi.
Kepala Divisi Pengabdian dan Pelayanan Masyarakat LP3M UMY, Adhianty Nurjanah mengatakan pelatihan manajemen organisasi Bank Sampah yang merupakan program pengabdian kolaborasi antar LP3M UMY dengan DLH Kabupaten Bantul.
"Ini adalah wujud nyata bahwa UMY berkontribusi dalam hal pemberdayaan masyarakat terutama mendukung Pemerintah Kabupaten Bantul mewujudkan kampung ramah lingkungan dengan pilot project-nya di Mojolegi, Karangtengah, Bantul," katanya, dalam rilis, Minggu (7/2/2021).
Baca juga: Tempat Pemakaman Umum untuk Jenazah Covid-19 di Tilaman Bantul Masih Kosong
Ketua Pengurus Bank Sampah Mojomanis, Lisa Susanti mengatakan sangat terbantu dengan program dari LP3M UMY ini. "Kami menjadi semangat dan mengetahui langkah apa yang harus kami lakukan untuk mengembangkan Bank Sampah Mojomanis serta bagaimana turut serta mewujudkan Mojolegi sebagai Kampung Ramah Lingkungan,” tuturnya.
Kegiatan ini juga dihadiri Gatot Supangkat selaku Kepala LP3M UMY, Wahid selaku Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul, Haryanto Lurah Karangtengah, Imogiri, serta Sriyadi Dosen UMY yang turut hadir dalam kegiatan Penyerahan Hibah Bantuan dan Pelatihan Manajemen Pengelolaan Bank Sampah.
Kegiatan pemberian hibah dan proses pelatihan manajemen organisasi diterima dengan sangat baik dan antusias oleh peserta untuk mendapatkan ilmu yang akan bermanfaat diterapkan pada Bank Sampah Mojomanis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembangunan dan pemeliharaan jalan di Bantul membantu petani dan pelaku UMKM memperlancar mobilitas, distribusi hasil panen, serta pemasaran produk.
BPJS Kesehatan mengeluarkan lebih dari Rp100 triliun untuk 172,3 juta kasus penyakit jantung sepanjang 2015-2025.
Pengguna iPhone 18 Pro dan Pro Max mengeluhkan speaker berbunyi kresek, klik, dan letupan. Penyebabnya belum diketahui.
Prediksi susunan pemain Timnas Indonesia vs Bangladesh. John Herdman berpeluang memakai 3-4-3 untuk mengejar kemenangan dengan selisih gol.
Harta Listyo Sigit dalam LHKPN 2025 mencapai Rp15,34 miliar. Simak rincian tanah, kendaraan, kas, harta bergerak, dan utangnya.
Profil Nurisa Dian Ashrifah, pemanah Indonesia peraih emas Asian Games 2026 setelah mengalahkan Amaya Cojuangco 139-137