Jogja Halal Festival 2026 Resmi Diluncurkan, Bidik Pasar Global
Panitia Jogja Halal Festival (JHF) #3 resmi meluncurkan Jogja Halal Festival #3 Tahun 2026 di Ruang Bangsal Mataram, Lantai 2, Kantor Perwakilan Bank Indonesia
LP3M UMY memberikan pelatihan terkait manajemen pengelolaan Bank Sampah di Bank Sampah Mojomanis, Bantul. /Ist-dok UMY
Harianjogja.com, JOGJA- Kelestarian lingkungan menjadi isu yang harus diperhatikan oleh semua sektor. Tak terkecuali Lembaga Penelitian, Publikasi dan Pengadian Masyarakat (LP3M) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang berkomitmen untuk mendukung terwujudnya Kampung Ramah Lingkungan di Bantul.
Komitmen ini ditunjukkan melalui program pengabdian masyarakat kolaborasi bersama Dinas Lingkungan Hidup dengan tema Kampung Ramah Lingkungan. Bentuk program ini dilaksanakan dengan mendukung penduduk Mojolegi untuk sadar akan kebersihan lingkungan melalui pembentukan Bank Sampah Mojomanis, pelatihan, dan pemberian hibah alat.
LP3M UMY memberikan pelatihan terkait manajemen pengelolaan Bank Sampah dengan pembicara Jumali, selaku Ketua Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Salakan Bersemi yang sering menjadi Bank Sampah percontohan di Jogja.
Baca juga: Menarik, Ada Kostum Dinosaurus Ala Anak SMK Bantul. Harga Jual sampai Ratusan Juta
Tidak hanya itu, LP3M UMY turut memberikan hibah bantuan untuk mendukung proses keberlangsungan Bank Sampah Mojomanis di antaranya timbangan duduk, struktur organisasi, papan nama sekretariat organisasi, seragam pengelola Bank Sampah Mojomanis, sarung tangan untuk pemilahan sampah, buku tabungan nasabah, dan buku administrasi.
Kepala Divisi Pengabdian dan Pelayanan Masyarakat LP3M UMY, Adhianty Nurjanah mengatakan pelatihan manajemen organisasi Bank Sampah yang merupakan program pengabdian kolaborasi antar LP3M UMY dengan DLH Kabupaten Bantul.
"Ini adalah wujud nyata bahwa UMY berkontribusi dalam hal pemberdayaan masyarakat terutama mendukung Pemerintah Kabupaten Bantul mewujudkan kampung ramah lingkungan dengan pilot project-nya di Mojolegi, Karangtengah, Bantul," katanya, dalam rilis, Minggu (7/2/2021).
Baca juga: Tempat Pemakaman Umum untuk Jenazah Covid-19 di Tilaman Bantul Masih Kosong
Ketua Pengurus Bank Sampah Mojomanis, Lisa Susanti mengatakan sangat terbantu dengan program dari LP3M UMY ini. "Kami menjadi semangat dan mengetahui langkah apa yang harus kami lakukan untuk mengembangkan Bank Sampah Mojomanis serta bagaimana turut serta mewujudkan Mojolegi sebagai Kampung Ramah Lingkungan,” tuturnya.
Kegiatan ini juga dihadiri Gatot Supangkat selaku Kepala LP3M UMY, Wahid selaku Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul, Haryanto Lurah Karangtengah, Imogiri, serta Sriyadi Dosen UMY yang turut hadir dalam kegiatan Penyerahan Hibah Bantuan dan Pelatihan Manajemen Pengelolaan Bank Sampah.
Kegiatan pemberian hibah dan proses pelatihan manajemen organisasi diterima dengan sangat baik dan antusias oleh peserta untuk mendapatkan ilmu yang akan bermanfaat diterapkan pada Bank Sampah Mojomanis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Panitia Jogja Halal Festival (JHF) #3 resmi meluncurkan Jogja Halal Festival #3 Tahun 2026 di Ruang Bangsal Mataram, Lantai 2, Kantor Perwakilan Bank Indonesia
Pemkab Sleman bersama Satgas Pangan Polresta Sleman memperkuat pengawasan stok dan harga bahan pokok guna menjaga stabilitas pasokan pangan di wilayah Sleman.
Penyaluran Dana Penguatan Modal Sleman 2026 mencapai Rp6,3402 miliar atau 32,31% dari total plafon Rp19,625 miliar.
Program padat karya di Gunungkidul digelar di 65 titik pada 2026 dengan anggaran Rp100-200 juta per lokasi untuk membuka lapangan kerja dan meningkatkan ekonomi
BMKG mengimbau pengelola PLTA mengantisipasi lonjakan beban listrik selama El Nino. Fenomena ini diperkirakan mencapai puncak pada Desember 2026 hingga Januari
Mendagri Tito Karnavian menyebut aturan gaji kepala daerah yang berlaku sejak 2000 akan direvisi agar lebih sesuai dengan kondisi ekonomi dan kinerja daerah.