Meriah, Pesepeda dari Berbagai Daerah Meriahkan Parade KLIC Fest 2026
Peserta berkeliling kawasan candi berlanjut ke sejumlah desa di Kecamatan Prambanan. Peserta berasal dari Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Bali hingga Sulawesi
Workshop yang diadakan KKN UMY di Aula Pesantren Asy-Syifa' Muhammadiyah Bantul./Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL—Program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) di Pesantren Asy-Syifa’ Muhammadiyah Bantul mendorong pembuatan media pembelajaran daring di masa pandemi Covid-19 berbasis Youtube.
KKN yang dimbimbing Chusnul Azhar, dosen Program Studi Teknik Mesin UMY ini menggelar workshop di Aula Pesantren Asy-Syifa\' Muhammadiyah Bantul pada Rabu, 20 Januari 2021, dan diikuti 15 guru dan ustaz Pesantren Asy-Syifa\' Muhammadiyah Bantul.
“Tujuan kami adalah meningkatkan kreativitas para ustaz dan guru di Pesantren Asy-Syifa’ Muhammadiyah Bantul dalam membuat media pembelajaran daring berbasis Youtube,” kata Chusnul.
Workshop pembuatan media pembelajaran daring berbasis Youtube dimulai dari sosialisasi tentang pentingnya media pembelajaran online berbasis Youtube agar pembelajaran lebih efektif dan efisien selama pandemi Covid-19 yang disampaikan oleh Chusnul Azhar selaku dosen pembimbing lapangan KKN UMY. Acara dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan video pembelajaran dengan konten-konten kreatif sampai pada tahapan editing dan pendampingan mengunggah ke Youtube oleh KKN UMY Regular IT Kelompok 151.
Seno, Mudir Pesantren Asy-Syifa\' Muhammadiyah Bantul menyampaikan bahwa program pengabdian masyarakat UMY ini sangat bermanfaat bagi pesantren dikarenakan pembelajaran daring yang diselenggarakan di pesantren sementara ini masih menggunakan media Zoom dan Google Met yang memberatkan siswa dikarenakan membutuhkan biaya internet yang cukup mahal dan terkendala sinyal. “Para santri berada di daerah yang belum terjangkau dengan internet dengan jaringan yang memadai. Dengan media pembelajaran berbasis Youtube ini, santri bisa kapan saja mengakses,” kata dia.
Para santri Pesantren Asy-Syifa\' Muhammadiyah Bantul berasal dari berbagai penjuru daerah di Indonesia, maka belum memungkinkan untuk melangsungkan pembelajaran offline. Di sisi lain, Lembaga Pengembangan Pesantren Muhammadiyah (LP2M) Pimpinan Pusat Muhammadiyah belum memberikan izin bagi pesantren Muhammadiyah untuk melangsungkan pembelajaran offline. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peserta berkeliling kawasan candi berlanjut ke sejumlah desa di Kecamatan Prambanan. Peserta berasal dari Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Bali hingga Sulawesi
VinFast digugat di AS terkait proyek pabrik EV di North Carolina setelah penundaan dan dugaan pelanggaran kesepakatan investasi.
Gala dinner di Candi Sewu tutup rangkaian KLIC Fest 2026 dengan pesan persahabatan internasional. Klaten kini makin mantap sebagai destinasi sport tourism dunia
Meta meluncurkan Forum, aplikasi khusus Facebook Groups mirip Reddit dengan fitur AI dan feed bebas iklan serta konten viral.
Dana cukai tembakau untuk Gunungkidul turun jadi Rp1,48 miliar pada 2026. Rokok ilegal diduga memicu penurunan penerimaan negara.
Peserta berkeliling kawasan candi berlanjut ke sejumlah desa di Kecamatan Prambanan. Peserta berasal dari Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Bali hingga Sulawesi