KKN UMY Tingkatkan Imun Warga Desa Krebet Lewat Tanaman Toga

Media Digital
Media Digital Rabu, 03 Maret 2021 23:07 WIB
KKN UMY Tingkatkan Imun Warga Desa Krebet Lewat Tanaman Toga

Program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) di Desa Krebet, Pajangan, Bantul, meningkatkan daya imun keluarga melalui tanaman Toga berbasis kegiatan PKK Desa Krebet.

Harianjogja.com, JOGJA—Program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) di Desa Krebet, Pajangan, Bantul, meningkatkan daya imun keluarga melalui tanaman Toga berbasis kegiatan PKK Desa Krebet.

Tim KKN UMY di bawah dosen pembimbing lapangan Nur Chayati, dosen Magister Keperawatan Program Pasca Sarjana UMY menggelar kegiatan pada 6 Februari 2021 yang melibatkan 25 anggota PKK Desa Krebet.

“Tujuan kegiatan ini adalah mengenalkan jenis-jenis tanaman Toga yang mudah dibudidayakan dan dimanfaatkan oleh masyarakat, manfaat Toga dan mempraktekkan penggunaan Toga, yaitu jahe untuk membuat puding,” kata dia.

Kegiatan dimulai pukul 08.30 pagi diawali dengan pemberian sambutan oleh Ketua KKN, Aditya, kemudian pemberian pre test dilanjutkan dengan pemberian materi tentang Toga dan tanya jawab. Sesi berikutnya adalah praktek pembuatan puding jahe. bahan-bahan yang dibutuhkan seperti susu cair, gula pasir, bubuk jahe, nutrijell plain dan air. Bahan ini mudah diusahakan oleh masyarakat. Puding jahe dipilih karena menjadi makanan ringan yang bisa dinikmati oleh semua usia dari anak hingga lansia, serta bisa dikreasikan menjadi bentuk-bentuk yang menarik. Di akhir kegiatan peserta di berikan post test untuk mengetahui seberapa jauh pemahaman peserta kegiatan.

Jumlah bibit Toga yang diberikan kepada masyarakat sebanyak 100 bibit yang terdiri dari empon-empon (jahe putih, jahe biasa, kunyit, kencur, dll), seledri, cocor bebek, kemangi, daun mint, dll.

Pengelola PKK Desa Krebet, Tatik, menyatakan sangat berterimakasih dengan bentuk kegiatan ini karena sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Ibu-ibu PKK bisa mengingat kembali tentang Toga serta mendapatkan tambahan pengetahuan terbaru terkait manfaat Toga. Puding yang dipraktekkan juga bisa diterima oleh masyarakat karena rasanya enak dan mudah dibuat. Bu Tatik mengakhiri sambutannya bahwa kegiatan ini fix bermanfaat untuk masyarakat, serta semoga kegiatan KKN ini bisa berlanjut untuk angkatan berikutnya. (ADV)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online