UMY Beri Pelatihan Batik Ecoprint dengan Manfaatkan Sampah Daun

Media Digital
Media Digital Kamis, 03 Juni 2021 23:07 WIB
UMY Beri Pelatihan Batik Ecoprint dengan Manfaatkan Sampah Daun

Program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) di Dusun Sembung, Purwobinangun, Pakem, Sleman meningkatkan kesadaran kebersihan lingkungan anggota PKK melalui pemanfaatan sampah daun kering untuk motif batik ecoprint./Istimewa

Harianjogja.com, SLEMAN—Program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) di Dusun Sembung, Purwobinangun, Pakem, Sleman meningkatkan kesadaran kebersihan lingkungan anggota PKK melalui pemanfaatan sampah daun kering untuk motif batik ecoprint.

Pengabdian masyarakat yang dibimbing Nanik Prasetyoningsih, dosen Magister Hukum UMY ini melibatkan 10 kader PKK Dusun Sembung.

“Tujuan kami adalah memberikan pelatihan batik ecoprint dengan memanfaatkan sampah daun di sekitar rumah warga,” ujar Nanik.

Pengabdi melakukan diskusi dengan Ketua PKK dan Kader PKK mengenai pemanfaatan sampah daun untuk dipergunakan sebagai materi batik ecoprint.  Pengabdi dengan dibantu oleh Pembatik Profesional memberikan pelatihan batik ecoprint dengan menggunakan sampah daun sebagai motif batik ecoprint.

“Peserta memahami bahwa sampah daun ternyata bisa menjadi bernilai seni apabila sudah ditempelkan ke kain mori sebagai motif batik. Kain batik yang dihasilkan menjadi sangat bagus dan terlihat lebih alami.  Batik ecoprint sangat cocok diajarkan kepada para ibu rumah tangga, mengingat materi dan bahan batiknya sangat murah dan mudah untuk diperoleh, juga nilai ekonomi batik ecoprint juga cukup tinggi (lebih tinggi dari bati cap), serta proses pembuatan batik ecoprint juga ramah lingkungan,” ujar Nanik. (ADV)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online