CEO GOTO Ungkap Strategi Bikin Cuan Perusahaan
GOTO mencatat laba bersih Rp252 miliar pada kuartal II-2026. Bisnis Fintech menjadi kontributor utama dan melampaui ODS untuk pertama kalinya.
Peningkatan Kualitas Pembelajaran di Pesantren Asy-Syifa' Muhammadiyah Bantul melalui Aplikasi KlassMu./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Dr. Ir. Wahyudi, ST.,MT., dosen Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengadakan Program Pengabdian Masyarakat Berbasis Perserikatan Muhammadiyah (PPM-Muhammadiyah) bertema Peningkatan Kualitas Pembelajaran di Pesantren Asy-Syifa’ Muhammadiyah Bantul melalui Aplikasi KlassMu.
Pengabdian masyarakat ini berlangsung di Pondok Pesanten As Syifa Bambanglipuro Bantul, April - Juni 2021, dan diikuti 35 pengajar Pondok Pesantren As Syifa.
“Program pengabdian ini bertujuan untuk membantu Pesantren Asy-Syifa’ Muhammadiyah Bantul mengembangkan platform khusus media pembelajaran agar dapat menunjang proses pembelajaran selama masa pandemi Covid-19,” kata Wahyudi.
Program ini diawali dengan pertemuan dengan pengelola Pesantren Asy-Syifa’ Muhammadiyah Bantul, untuk memastikan jadwal kegiatan sehingga selaras dengan kegiatan lain di Pesantren Asy-Syifa’ Muhammadiyah Bantul. Selanjutnya dilakukan pengembangan Learning Management System (LMS) yang diberi sebutan KlassMu. LMS ini dikhususkan bagi pembelajaran di sekolah. Alamat LMS untuk Pondok Pesantren As Syifa adalah https://klassmu.umy.ac.id/assyifa.
Melalui LMS KlassMu ini ustadz/ ustadzah dapat mengelola pembelajarannya, baik untuk pembelajaran online maupun offline. Fitur untuk unggah materi pelajaran dengan berbagai format dan penugasan ke santri beserta koreksinya tersedia di KlassMu.
Setelah pengambangan aplikasi LMS KlassMu diselesaikan oleh Biro Sistem Informasi UMY, selanjutnya dilakukan sosialisasi dan pelatihan penggunaan LMS tersebut ke para admin di Pesantren As Syifa. Kegiatan pendampingan dilakukan melalui penyelenggaraan workshop tentang pengembangan media pembelajaran online dan penggunaan LMS KlasssMu. Para admin melanjutkan pelatihan pengembangan konten LMS ke semua ustadz dan ustadzah pengasuh Pesantren As Syifa.
Aplikasi KlassMu memudahkan proses pembelajaran pada masa pandemi. Pemberian materi dan penugasan dapat dilakukan secara sistematis melalui aplikasi ini. Pesantren As Syifa akan mengembangkan konten di KlassMu sehingga dapat menjadi percontohan bagi pesantren lainnya
LMS KlassMu telah diterapkan di beberapa sekolah. Pesantren Asy-Syifa’ Muhammadiyah Bantul merupakan pesantren pertama yang menerapkan aplikasi LMS untuk mendukung proses pembelajarannya. Mereka memiliki semangat yang tinggi untuk mengembangkan metode pembelajaran, sehingga diharapkan program ini akan terlaksana dan berkembang dengan baik. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
GOTO mencatat laba bersih Rp252 miliar pada kuartal II-2026. Bisnis Fintech menjadi kontributor utama dan melampaui ODS untuk pertama kalinya.
BNNP DIY bersama Bandara YIA mengedukasi pelajar Kulonprogo tentang bahaya narkoba. Peredaran pil sapi disebut menjadi ancaman serius bagi generasi muda.
Airlangga Hartarto optimistis sistem BI tetap solid saat transisi gubernur. KSSK memastikan kebijakan pro pertumbuhan dan pro stabilitas berlanjut.
Prabowo menyebut Indonesia berpeluang menjadi ekonomi keempat dunia dalam 25 tahun dan meminta lulusan IPDN 2026 menyiapkan diri menjadi pemimpin bangsa.
Menkop Ferry Juliantono menyebut minat generasi muda terhadap koperasi meningkat, ditandai lahirnya koperasi kreator konten, animator, dan petani milenial.
Pemkab Gunungkidul menyiapkan lahan 4 hektare untuk TPST Wukirsari. Proyek menunggu bantuan Pemerintah Pusat dan ditarget mulai dibangun 2027.