Indonesia Borong Tiga Gelar di AQUA SEA Badminton Final 2026
Rangkaian turnamen regional Haier-AQUA SEA Badminton Final 2026 di Vietnam resmi berakhir dengan raihan prestasi membanggakan bagi kontingen Indonesia.
Talkshow KPU DIY bersama Harian Jogja di Tha Rich Hotel pada Senin (30/1/2023)./Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Komisi Pemilihan Umum (KPU) DIY memutakhirkan data calon pemilih dengan merekrut petugas pemutakhiran data pemilih (pantarlih). Pemutakhiran dilakukan agar masyarakat yang memiliki hak pilih terverifikasi dengan baik.
Pemilih yang terverifikasi dengan baik akan menentukan hasil pemilu yang lebih berkualitas. Pemutakhiran dilakukan juga untuk menanggulangi kemungkinan kecurangan, misalnya pemilih ganda.
Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU DIY, Ahmad Shidqi, menyebut garda terdepan verifikasi pemilih adalah pantarlih. “Dalam seminggu terakhir kami sudah membuka pendaftaran pantarlih, besok 31 Januari batas terakhir pendaftaran,” katanya saat talkshow KPU DIY bersama Harian Jogja di Tha Rich Hotel pada Senin (30/1/2023).
Shidqi memastikan pantarlih bertugas secara independen dan tidak partisan. “Syaratnya bukan anggota partai politik, supaya verifikasi berlangsung jujur dan adil,” ujarnya.
Pantarlih, jelas Shidqi, bertugas di tingkat tempat pemungutan suara (TPS). “Pendaftarannya di kalurahan, tugasnya nanti membantu petugas pemilihan suara (PPS),” jelasnya.
Tugas Pantarlih, lanjut Shidqi, sangat vital karena menentukan jumlah pemilih di tiap TPS. “Kami menyusun data pemilih melalui Pantarlih, termasuk menyiapkan surat suara dan urusan teknis lainnya jadi sangat vital sekali tugasnya,” katanya.
Pantarlih, sambung Shidqi, akan bertugas dari satu rumah ke rumah untuk mendata pemilih dan melakukan verifikasi. “Termasuk verifikasi apakah ada pemilih yang sudah meninggal dan semacamnya, bertugas selama satu bulan,” ujarnya.
Pantarlih bertugas mendata pemilih tak sampai 300 orang. “Jumlah pemilih tiap TPS ini di DIY tak sampai 300 orang, jadi mendata orang segitu,” jelasnya.
Partisipasi masyarakat, jelas Shidqi, dapat dilakukan dengan bertugas sebagai pantarlih. “Jadi memang harus menggandeng masyarakat sebagai petugas pemilu termasuk menjadi Pantarlih ini penting,” terangnya.
Di DIY ada sekitar 12.000 TPS sehingga sedikitnya 12.000 pantarlih dibutuhkan.
“Kami sangat mengapresiasi masyarakat yang sudah mendaftar ini jadi semangat kami menjalankan pemilu yang bermartabat,” katanya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rangkaian turnamen regional Haier-AQUA SEA Badminton Final 2026 di Vietnam resmi berakhir dengan raihan prestasi membanggakan bagi kontingen Indonesia.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 31 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan dari Yogyakarta hingga Palur.
Pemkab Kulon Progo dan BBWS Serayu Opak mengeruk Sungai Serang untuk mitigasi banjir sekaligus memanfaatkan sedimen bagi infrastruktur Porda DIY 2027.
DPC PDIP Sleman menggelar sarasehan dan nobar film Kudatuli di Minggir sebagai pendidikan politik serta penguatan soliditas kader menuju Pemilu 2029.
PSS Sleman memastikan seluruh pemain lokal anyar telah tiba di Sleman dan menjalani MCU. Persiapan tim terus dimatangkan untuk musim kompetisi 2026.
Citilink mengoperasikan 43 pesawat hingga Juni 2026. Dukungan Danantara mendorong transformasi Garuda Indonesia Group dan ekspansi rute.