Pegadaian Gelar Badai Emas 2026, Hadiah 1,88 Kilogram Emas Spesial untuk Nasabah
Pegadaian menggelar Badai Emas 2026 hingga 31 Desember dengan hadiah saldo emas 500 gram dan 150 gram untuk kategori syariah.
Plt. Kepala Sekretariat Bawaslu Jogja, Fajar Marchito Saleh./Harian Jogja-Stefani Yulindriani
JOGJA—Fajar Marchito Saleh mulai tertarik untuk mengawal pemilihan umum (pemilu) sejak menjadi pengawas pemilu lapangan (PPL) di Bawaslu Sleman. Setelah itu, dia pun berkeinginan bergabung dalam Bawaslu sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Fajar menceritakan pengalaman menjadi PPL Bawaslu Sleman membuatnya mengetahui bagaimana pemilu dilaksanakan di Bumi Sembada. “Saat menjadi PPL, saya masih belum tahu apa itu pemilu. Baru setelah saya masuk ke PPL yang mengawasi [pemilu] di lingkungan desa, kelurahan, saya tahu pelaksanaan pemilu dan pentingnya pengawasan pemilu,” katanya di kantor Bawaslu Kota Jogja, Kamis (7/9).
Pengalamannya itu membuatnya tertarik menjadi bagian dari Bawaslu. Setelah itu, Fajar mencoba bergabung dengan Bawaslu melalui jalur Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). “Setelah itu selesai, saya merasa tugas pengawas sangat mulia, karena secara enggak langsung mengawasi pemilu yang akan melahirkan pimpinan yang kredibel, pimpinan yang menjadi harapan rakyat. Oleh karena itu saya tertarik bergabung di Bawaslu melalui jalur CPNS,” katanya.
BACA JUGA: Lewat Tari, Anggota Bawaslu Jogja Membentuk Etos Kerja
Pengalamannya ketika menjadi PPL tersebut pun membuatnya menyadari bahwa pelaksanaan pemilu perlu untuk diawasi. “Dari situ saya mengerti bahwa pemilu perlu diawasi sesuai regulasi. Aturan main harus dilaksanakan oleh semua peserta,” katanya.
Pria yang tertarik mengikuti perkembangan kepemiluan melalui media sosial tersebut menilai saat ini pelaksanaan demokrasi di Indonesia dengan tolak ukur bagaimana pemilu dijalankan sudah semakin baik.
Meskipun begitu menurutnya ada beberapa tantangan yang masih dihadapi terutama bagi pelaksanaan pemilu di Kota Jogja. “Demokrasi semakin bagus, namanya proses enggak langsung sempurna, demokrasi di Indonesia semakin lama semakin bagus, Untuk menjadi sempurna perlu proses yang tidak sebentar,” katanya.
Untuk dapat mewujudkan pemilu yang baik, menurutnya diperlukan pengawasan oleh masyarakat. Edukasi terkait dengan kepemiluan juga terus digencarkan Bawaslu Kota Jogja untuk semakin meningkatkan pengetahuan pemilih terkait kepemiluan.
Kini, sebagai Plt Kepala Sekretariat Bawaslu Kota Jogja, dia terus berupaya mendukung kinerja ketua dan anggota Bawaslu Kota Jogja agar dapat menjalankan tugas dengan baik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pegadaian menggelar Badai Emas 2026 hingga 31 Desember dengan hadiah saldo emas 500 gram dan 150 gram untuk kategori syariah.
Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Jepang, Qatar, dan Thailand di Grup F Piala Asia 2027. Simak tanggal dan jam pertandingannya.
Kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk menyerap berbagai aspirasi masyarakat, mulai dari persoalan nelayan, pengembangan energi hijau, hingga penghayat kep
Kapan waktu terbaik untuk sunat anak laki-laki? Kenali pertimbangan usia, manfaat, kondisi medis, dan hal yang perlu diperiksa sebelum sunat.
Petugas dan tim relawan diminta untuk tetap bertahan di pos masing-masing untuk melakukan evaluasi dan penyisiran secara menyeluruh.
Perintis Berdaya mengandalkan empat pilar, mulai dari pendampingan usaha dan pembiayaan UMKM hingga perluasan pasar dan pelindungan pekerja migran.