89,74 Persen Lulusan SMK-SMTI Yogyakarta Terserap Industri
Baru Dua Bulan Lulus, 89,74% Lulusan SMK-SMTI Yogyakarta Terserap Industri, Mayoritas Sudah Bekerja Sebelum Wisuda
Plt. Kepala Sekretariat Bawaslu Jogja, Fajar Marchito Saleh./Harian Jogja-Stefani Yulindriani
JOGJA—Fajar Marchito Saleh mulai tertarik untuk mengawal pemilihan umum (pemilu) sejak menjadi pengawas pemilu lapangan (PPL) di Bawaslu Sleman. Setelah itu, dia pun berkeinginan bergabung dalam Bawaslu sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Fajar menceritakan pengalaman menjadi PPL Bawaslu Sleman membuatnya mengetahui bagaimana pemilu dilaksanakan di Bumi Sembada. “Saat menjadi PPL, saya masih belum tahu apa itu pemilu. Baru setelah saya masuk ke PPL yang mengawasi [pemilu] di lingkungan desa, kelurahan, saya tahu pelaksanaan pemilu dan pentingnya pengawasan pemilu,” katanya di kantor Bawaslu Kota Jogja, Kamis (7/9).
Pengalamannya itu membuatnya tertarik menjadi bagian dari Bawaslu. Setelah itu, Fajar mencoba bergabung dengan Bawaslu melalui jalur Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). “Setelah itu selesai, saya merasa tugas pengawas sangat mulia, karena secara enggak langsung mengawasi pemilu yang akan melahirkan pimpinan yang kredibel, pimpinan yang menjadi harapan rakyat. Oleh karena itu saya tertarik bergabung di Bawaslu melalui jalur CPNS,” katanya.
BACA JUGA: Lewat Tari, Anggota Bawaslu Jogja Membentuk Etos Kerja
Pengalamannya ketika menjadi PPL tersebut pun membuatnya menyadari bahwa pelaksanaan pemilu perlu untuk diawasi. “Dari situ saya mengerti bahwa pemilu perlu diawasi sesuai regulasi. Aturan main harus dilaksanakan oleh semua peserta,” katanya.
Pria yang tertarik mengikuti perkembangan kepemiluan melalui media sosial tersebut menilai saat ini pelaksanaan demokrasi di Indonesia dengan tolak ukur bagaimana pemilu dijalankan sudah semakin baik.
Meskipun begitu menurutnya ada beberapa tantangan yang masih dihadapi terutama bagi pelaksanaan pemilu di Kota Jogja. “Demokrasi semakin bagus, namanya proses enggak langsung sempurna, demokrasi di Indonesia semakin lama semakin bagus, Untuk menjadi sempurna perlu proses yang tidak sebentar,” katanya.
Untuk dapat mewujudkan pemilu yang baik, menurutnya diperlukan pengawasan oleh masyarakat. Edukasi terkait dengan kepemiluan juga terus digencarkan Bawaslu Kota Jogja untuk semakin meningkatkan pengetahuan pemilih terkait kepemiluan.
Kini, sebagai Plt Kepala Sekretariat Bawaslu Kota Jogja, dia terus berupaya mendukung kinerja ketua dan anggota Bawaslu Kota Jogja agar dapat menjalankan tugas dengan baik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Baru Dua Bulan Lulus, 89,74% Lulusan SMK-SMTI Yogyakarta Terserap Industri, Mayoritas Sudah Bekerja Sebelum Wisuda
Polri menetapkan DR sebagai tersangka TPPU bersama Febrie Adriansyah. DR telah ditahan, sedangkan Febrie masih menunggu proses di Kejagung.
Jaksa Agung menunjuk Rudi Margono sebagai Plt Jampidsus. Simak profil, rekam jejak karier, dan harta kekayaannya.
Tren meningkatnya WNI melepas kewarganegaraan berpotensi memicu brain drain, dampak serius bagi Indonesia.
Menlu Sugiono menghadiri pemakaman Ayatollah Ali Khamenei di Iran sekaligus membahas kerja sama bilateral dan isu perdamaian dunia.
Netflix menyebut film keluarga Indonesia konsisten masuk Global Top 10 selama empat tahun terakhir dan diminati penonton lokal.