Ruang Digital Bisa Menjadi Pintu Masuk Kekerasan Seksual pada Anak
Ruang digital semakin lekat dengan kehidupan anak-anak. Namun, di balik kemudahan akses tersebut, terdapat ancaman yang mengintai.
Anggota DPRD DIY, Anton Prabu Semendawai (berdiri) memaparkan materinya dalam bedah buku berjudul Anakku Terhebat, Tips-tips Membentuk Anak Menjadi yang Terbaik di Kalitirto, Kapanewon Berbah, Jumat (10/7)./ Harian Jogja - Catur Dwi Janati
SLEMAN - Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY membidik sekitar 200 titik di wilayah DIY untuk menggelar program bedah buku secara masif. Langkah kolaboratif ini dilakukan guna mendongkrak indeks literasi sekaligus mencetak generasi cerdas dan berbudaya sejak usia dini.
Pustakawan Ahli Utama DPAD DIY, Budiyono, mengatakan kegiatan bedah buku ini digelar untuk mengajak masyarakat rajin membaca.
“Dinas Perpustakaan, DPRD mengajak untuk membaca,” kata Budiyono, Jumat (10/7).
Menurut Budiyono, kegiatan bedah buku ini merupakan kolaborasi DPAD DIY dengan DPRD DIY. Kurang lebih 200 titik menjadi sasaran kegiatan bedah buku yang mengusung berbagai judul buku.
“Ini [menunjukkan] betapa keinginan Pemda DIY ingin agar masyarakat Jogjakarta itu cerdas dan berbudaya,” tegasnya.
Pada kesempatan ini, Budiyono juga mengenalkan Salam Literasi kepada para peserta bedah buku. Dijelaskan Budiyono, Salam Literasi mengandung semangat Buku, Buka, Baca, Bisa. Dari membaca, masyarakat diharapkan mampu berkarya.
Di Kalitirto, Berbah, DPAD DIY mengajak masyarakat membedah buku berjudul Anakku Terhebat, Tips-tips Membentuk Anak Menjadi yang Terbaik. Menurut Budiyono, salah satu langkah untuk mencetak generasi yang hebat ialah dengan membiasakan anak-anak membaca sejak usia dini.
“Ajaklah putra-putri membaca sejak usia dini,” ujarnya.
Budiyono juga menyinggung bahwa anak yang hebat memiliki sikap menghormati orang tua. Berbagai tips tersebut, kata Budiyono, dibahas tuntas dalam buku yang dibedah.
Di sisi lain, untuk meningkatkan literasi masyarakat, DPAD DIY memiliki sekitar 450.000 judul buku fisik di perpustakaan. Selain itu, tersedia pula e-book yang dapat diakses masyarakat secara daring.
“Kami berharap juga dengan adanya bedah buku ini nanti akan menambah wawasan Ibu dan Bapak sekalian. Jadi, sesuai dengan yel perpustakaan, Ayo Membaca, Ayo Berkarya,” ujarnya.
Cara Bersikap
Anggota DPRD DIY, Anton Prabu Semendawai, menambahkan kegiatan ini tidak sekadar memberikan buku kepada masyarakat. Lebih dari itu, masyarakat diajak membedah buku bersama narasumber agar dapat memetik nilai-nilai edukasi yang terkandung di dalamnya.
“Kami ingin nanti minat baca warga masyarakat DIY tetap yang tertinggi dan akan menghasilkan anak-anak yang hebat,” ujarnya.
Anton mengaku miris melihat kasus-kasus kejahatan yang dilakukan oleh remaja saat ini. Menurutnya, hal itu dapat dicegah dengan membangun fondasi anak yang baik dan hebat melalui nilai-nilai yang terdapat dalam buku yang dibedah.
“Buku ini isinya mengajarkan sikap bersyukur, sehat dengan tertawa, menghargai kesederhanaan, mendorong kreativitas, memanfaatkan waktu, mengajarkan seni bergaul, meningkatkan spiritualitas,” kata Anton.
Cara bersikap yang diterangkan dalam buku tersebut memuat banyak hal. Beberapa di antaranya adalah mengajarkan anak cara bersyukur, menghargai diri sendiri, tekun, sederhana, dan masih banyak lagi.
“Diajak bercerita bersama. Kalau ada yang lucu, tertawa bersama. Ini nanti dampaknya ke anak, itu dari segi psikologisnya. Merasa dicintai sama orang tua, merasa dilindungi,” kata dia. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ruang digital semakin lekat dengan kehidupan anak-anak. Namun, di balik kemudahan akses tersebut, terdapat ancaman yang mengintai.
Komisi III DPR RI akan membentuk tim pengawas usai Febrie Adriansyah mundur dari Jampidsus. Penanganan kasus korupsi diminta tetap berjalan.
Kejati Jawa Tengah memastikan tidak ada penggeledahan atau pemeriksaan terkait SPPG. Aktivitas kejaksaan hanya sebatas pengumpulan data di lapangan.
Presiden Prabowo Subianto minta birokrat, TNI, Polri, dan jaksa introspeksi. Tegaskan aparatur negara milik rakyat dan korupsi tidak boleh dibiarkan.
Stroberi kaya vitamin C, serat, dan antioksidan. Simak 6 manfaatnya untuk imunitas, jantung, hingga mencegah penyakit kronis.
Baru Dua Bulan Lulus, 89,74% Lulusan SMK-SMTI Yogyakarta Terserap Industri, Mayoritas Sudah Bekerja Sebelum Wisuda