Prabowo-Gibran Usung Kesejahteraan Keluarga untuk Menekan Kasus Kekerasan

Media Digital
Media Digital Rabu, 20 Desember 2023 13:07 WIB
Prabowo-Gibran Usung Kesejahteraan Keluarga untuk Menekan Kasus Kekerasan

Sejumlah relawan mengacungkan dua jari saat Konsolidasi TKD Prabowo - Gibran Provinsi Jawa Barat di The House Convention Hall, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (25/11/2023). Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo - Gibran Jawa Barat Ridwan Kamil menargetkan pasangan Capres dan Cawapres Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka meraup suara minimal 60 persen di Jawa Barat. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/YU

JAKARTA—Pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka bertekad menekan angka kekerasan pada perempuan dan anak. Salah satu caranya adalah melalui peningkatan kesejahteraan keluarga.

Menurut Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Imanuel Cahyadi isu perempuan dan anak telah mendapatkan prioritas Prabowo-Gibran. Hal ini tercermin dalam dokumen Visi Misi Prabowo-Gibran 2024 Bersama Indonesia Maju.

“Ruang perlindungan sudah ke arah yang tepat di bawah pemerintahan Presiden Jokowi. Kami akan menyempurnakannya lagi," kata Cahyadi dalam keterangan tertulis, Jumat (15/12/2023).

Cahyadi menjelaskan bahwa pada Asta Cita 1 terdapat program kerja yang memperkuat perlindungan perempuan dan anak serta memperkuat penegakan hukum sebagai upaya preventif.

Ia menjelaskan pentingnya pembangunan kesejahteraan keluarga bagi Prabowo-Gibran, supaya tidak lagi muncul masalah kekerasan terhadap perempuan dan anak di lingkungan keluarga.

"Kami menekankan langkah preventif dengan membangun kesejahteraan ekonomi keluarga, dengan lapangan pekerjaan makin dibuka luas," katanya.

BACA JUGA: Pemain PSS Sleman Hokky Caraka Kembali Dipanggil Ikut Pemusatan Latihan Timnas

Cara lainnya, Prabowo-Gibran juga memiliki beberapa program dengan membangun ketahanan nasional dari tingkat individu hingga keluarga.

"Kami bangun ketahanan nasional dari tingkat individu dan keluarga. Langkah konkretnya dengan program-program, seperti makan siang gratis dan lain-lain," katanya.

Tak cuma itu, Prabowo-Gibran juga memperhatikan isu kesehatan mental. “Pada dasarnya visi dan misi Indonesia maju adalah menekankan program preventif berbasis perlindungan perempuan, anak dan kesejahteraan keluarga,” ujarnya.

Cahyadi memaparkan berdasarkan data Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), hingga Desember 2023 tercatat sebanyak 26.362 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak terjadi di Indonesia. Didapati pula bahwa kasus kekerasan perempuan dan anak paling tinggi terjadi di lingkungan rumah tangga, yakni sebanyak 16.039 kasus.

“Masih tingginya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, terutama di lingkungan rumah tangga, tidak bisa diselesaikan dengan satu upaya,” kata Cahyadi.

Soal kesejahteraan, lebih rinci terjabarkan dalam dokumen Visi dan Misi Prabowo-Gibran 2023 Bersama Indonesia Maju, Program Kerja Asta Cita 4 yaitu  memperkuat pembangunan sumber daya  manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas

Lebih fokus, pemaparannya dalam Asa Cita 4 ini yaitu pada bagian Penguatan Sistem Peningkatan Kualitas SDM, poin 7 dan 8.

Poin 7 berbunyi memperkuat manajemen dan peningkatan kualitas SDM para pengelola program kesejahteraan sosial. Sedangkan poin 8 berbunyi menguatkan peran, fungsi, kelembagaan, dan anggaran yang terkait dengan upaya Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. (***)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online