Gala Dinner ICHC 2026, Momentum Klaten Kenalkan Potensi Daerah

Media Digital
Media Digital Selasa, 19 Mei 2026 19:02 WIB
Gala Dinner ICHC 2026, Momentum Klaten Kenalkan Potensi Daerah

Gala Dinner Pembukaan 35th International Cycling History Conference (ICHC) diselenggarakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Klaten, Senin malam (18/5/2026)./ Ist

Gala Dinner ICHC 2026, Momentum Klaten Kenalkan Potensi Daerah ke Dunia

KLATEN-Gala Dinner Pembukaan 35th International Cycling History Conference (ICHC) diselenggarakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Klaten, Senin malam (18/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi ajang penyambutan delegasi internasional sekaligus momentum memperkenalkan potensi budaya dan pariwisata Kabupaten Klaten kepada dunia.

Hadir dalam kesempatan tersebut Forkopimda Kabupaten Klaten, delegasi dari berbagai negara, Pj Sekda Kabupaten Klaten, para asisten dan staf ahli bupati, kepala OPD Kabupaten Klaten, serta tamu undangan lainnya.

Ketua Komite Nasional International Cycling History Conference 2026, Fahmi Saimima menyampaikan apresiasi atas sambutan dan jamuan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Klaten kepada para delegasi internasional. Ia mengungkapkan, sejumlah delegasi menyebut penyelenggaraan konferensi di Klaten sebagai salah satu yang terbaik selama sejarah pelaksanaan ICHC.

“Tadi para delegasi mengatakan ini adalah konferensi terbaik yang pernah mereka ikuti selama 45 tahun. Mereka kagum melihat lokasi konferensi yang hijau, teduh, dan dihadiri ratusan peserta,” ujarnya.

Sementara itu, Founder ICHC asal Amerika Serikat, Mr. David Herlihy, menyampaikan bahwa sepeda bukan sekadar alat olahraga, tetapi juga memiliki nilai penting dalam budaya, keberlanjutan lingkungan, pariwisata, kesehatan, dan persahabatan internasional.

“Kegiatan hari ini mengingatkan kita bahwa sepeda bukan hanya tentang olahraga. Sepeda dapat membantu mengurangi polusi dan menjadi salah satu jawaban atas krisis dunia saat ini,” katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa konferensi di Klaten menjadi konferensi kedua ICHC yang digelar di Asia setelah sebelumnya pernah diselenggarakan di Osaka, Jepang. Menurutnya, semangat penelitian, antusiasme, dan kecintaan terhadap sejarah sepeda menjadi alasan konferensi tersebut mampu bertahan hingga sekarang.

“Saya berharap konferensi ini masih dapat terus berlangsung hingga puluhan tahun ke depan,” ungkap David.

Presiden IVCA asal Belgia, Mr. Filip Pauwels, turut menyampaikan kesannya terhadap pelaksanaan konferensi di Klaten.

“Ini benar-benar pengalaman pertama yang luar biasa. Sepeda adalah sesuatu yang bisa digunakan semua orang karena sepeda merupakan mesin yang digerakkan oleh tenaga manusia. Itulah kekuatan manusia,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo menyampaikan rasa bangga atas kehadiran para delegasi internasional di Kabupaten Klaten.
“Malam hari ini adalah malam yang luar biasa bagi kami Kabupaten Klaten karena dapat kedatangan saudara-saudara dari berbagai negara yang dipersatukan oleh satu bangsa, yaitu Indonesia,” tuturnya.

Mas Hamenang menjelaskan bahwa Kabupaten Klaten berada di antara dua kota dan kerajaan besar, namun memiliki potensi alam, budaya, dan sejarah yang luar biasa. Ia juga memperkenalkan berbagai kekayaan budaya Klaten mulai dari wayang, seni lukis, batik, hingga gerabah putaran miring yang menjadi ciri khas daerah. Selain itu, Mas Hamenang menyebut Klaten dikenal sebagai kawasan dengan “1001 candi dan 1001 mata air” yang mencerminkan kekayaan sejarah, budaya, dan toleransi antarumat beragama.

“Nanti dalam beberapa hari ke depan para delegasi akan kami ajak melihat keindahan candi-candi di Kabupaten Klaten yang menjadi bukti toleransi antara umat Buddha dan Hindu,” katanya.

Terakhir, Mas Hamenang menyampaikan terima kasih atas kehadiran para delegasi di tengah situasi dunia yang sedang penuh tantangan.
“Kehadiran rekan-rekan semua di Kabupaten Klaten merupakan sebuah kehormatan besar bagi kami,” pungkasnya. (Adv)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online