Kanwil Ditjen Imigrasi DIY Resmi Buka Loket Keimigrasian

Media Digital
Media Digital Selasa, 19 Mei 2026 18:42 WIB
Kanwil Ditjen Imigrasi DIY Resmi Buka Loket Keimigrasian

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Daerah Istimewa Yogyakarta terus berkomitmen untuk mendekatkan sarana pelayanan kepada masyarakat luas. Langkah nyata ini dibuktikan melalui peresmian dan pembukaan loket pelayanan keimigrasian baru di lingkungan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Gunungkidul./ Ist

Perluas Jangkauan Pelayanan Publik, Kanwil Ditjen Imigrasi DIY Resmi Buka Loket Keimigrasian di MPP Gunungkidul

GUNUNGKIDUL — Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Daerah Istimewa Yogyakarta terus berkomitmen untuk mendekatkan sarana pelayanan kepada masyarakat luas. Langkah nyata ini dibuktikan melalui peresmian dan pembukaan loket pelayanan keimigrasian baru di lingkungan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Gunungkidul.

Sinergi strategis antara instansi vertikal dan pemerintah daerah ini dikukuhkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sekaligus peluncuran (launching) resmi operasional layanan paspor. Agenda tersebut diselenggarakan pada Selasa, 19 Mei 2026, bertempat di Ruang Rapat Terminal Tipe A Dhaksinarga, Jalan Ir. Darmakun Darmokusumo Selang, Wonosari, Gunungkidul.

Acara yang menjadi tonggak penting bagi kemudahan administrasi warga ini dihadiri oleh jajaran pejabat dari kedua belah pihak. Dari pihak imigrasi, hadir langsung Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi DIY, Junita Sitorus, didampingi Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta, Tedy Riyandi.

Sementara itu, dari jajaran pemerintah daerah hadir Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, didampingi Sekretaris Daerah Sri Suhartanta, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Mohamad Arif Aldian, serta Kepala Bagian Pemerintahan Aris Pambudi.

Solusi Geografis dan Kemudahan Dokumen Ibadah

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi DIY, Junita Sitorus, menjelaskan bahwa perluasan jangkauan pelayanan ini sangat krusial mengingat kondisi geografis Kabupaten Gunungkidul yang cukup luas. Selama ini, masyarakat Gunungkidul harus menempuh jarak dan waktu yang cukup jauh menuju kantor imigrasi utama hanya untuk mengurus paspor.

“Kami melihat adanya urgensi dan kebutuhan yang sangat tinggi dari masyarakat setempat, terutama dalam pengurusan dokumen perjalanan untuk keperluan ibadah umrah maupun haji. Hadirnya loket keimigrasian di dalam Mal Pelayanan Publik ini menjadi jawaban konkret atas komitmen kami untuk memangkas jarak birokrasi dan menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah, serta transparan,” ujar Junita.

Kesiapan Infrastruktur Digital dan Uji Coba Perdana

Langkah taktis ini mendapatkan apresiasi tinggi dari Pemerintah Kabupaten Gunungkidul. Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, menyatakan bahwa kehadiran layanan imigrasi ini akan semakin memperkuat ekosistem pelayanan publik di wilayahnya. Keberadaan loket paspor dinilai menjadi daya tarik sekaligus fasilitas yang sangat dinantikan warga.

“Kami sangat berterima kasih kepada Kanwil Ditjen Imigrasi DIY atas terealisasinya kerja sama ini. Kami memastikan bahwa seluruh sarana, prasarana pendukung, hingga infrastruktur sistem jaringan digital keimigrasian telah terinstal dengan optimal di gerai MPP. Segala perangkat teknis sudah diuji dan dipastikan siap beroperasi penuh untuk melayani kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan,” tutur Endah.

Sebagai penanda simbolis dimulainya operasional pelayanan, Bupati Endah Subekti Kuntariningsih juga berkesempatan meninjau langsung dan melakukan praktik uji coba proses pembuatan paspor elektronik (e-paspor) untuk pertama kalinya di fasilitas tersebut. Dengan integrasi yang matang ini, diharapkan masyarakat kini dapat menyelesaikan berbagai urusan administratif keimigrasian tanpa lagi terkendala faktor jarak dan waktu. (Adv)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online