Gibran Janji Lindungi UMKM di Indonesia, Ini Kebijakan yang Disiapkan

Media Digital
Media Digital Selasa, 09 Januari 2024 22:37 WIB
Gibran Janji Lindungi UMKM di Indonesia, Ini Kebijakan yang Disiapkan

Cawapres Gibran Rakabumi Raka saat Debat Cawapres 2024 yang mengenakan sepatu produk lokal, Jumat (22/12/2023). /Tangkapan layar saat Debat Cawapres 2024

JOGJA—Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut dua, Gibran Raka Bumi menyatakan ke depannya akan melindungi UMKM Tanah Air. Salah satunya dengan hilirisasi digital yang akan dicanangkan sebentar lagi.

"Harus dipastikan para e-commerce bisa comply dengan regulasi kita, jadi sudah tidak ada lagi, price dumping, dan barang-barang cross border yang membunuh UMKM kita ke depan. Kita harus melindungi UMKM dan kita ke depannya disiapkan harus penguatan SDM manusia-manusia digitalnya," paparnya dalam Debat Cawapres pada Jumat (22/12/2023).

Dukungan lainnya untuk UMKM, kata dia, adalah dengan memperbanyak inkubasi-inkubasi sehingga UMKM Tanah Air dapat naik kelas. Caranya adalah dengan mendampingi UMKM dari A sampai Z. Mulai dari kemasan, branding, pemasaran secara luring, permodalan hingga mendapatkan offtaker.

Selain itu, calon presiden (capres) Prabowo Subianto dan cawapres Gibran juga berjanji tidak akan memberatkan kegiatan usaha UMKM termasuk dalam rencana intensifikasi dan ekstensifikasi pajak. Beberapa program yang ditawarkan yakni memberikan pajak 0 pada usaha yang omzet di bawah Rp500 juta. Tak hanya itu, UMKM yang akan mengajukan KUR sebesar Rp200 juta akan diberikan pinjaman tanpa agunan.

Prabowo-Gibran juga akan melanjutkan progam Kartu Kesejahteraan Sosial dan Kredit Usaha yang sudah sukses, dan menjangkau lebih banyak masyarakat dengan program kartu kesejahteraan dan kredit usaha baru.

Kebijakan ini seturut dengan 17 Program Prioritas dan 8 Wisi Misi Asta Cita yakni Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045. Dari program dan visi misi tersebut, UMKM sebagai bagian dari ekonomi kerakyatan menjadi bagian dari prioritas yang akan digenjot Prabowo-Gibran. Semisal, dalam delapan visi misi Asta Cita yang diusung, salah satunya adalah ekonomi kerakyatan melalui peningkatan UMKM. Visi tersebut berupa meningkatkan lapangan kerja berkualitas serta mendorong kewirausahaan dalam mengembangkan industri kreatif dan melanjutkan pembangunan infrastruktur. Sementara itu dalam 17 Program Prioritas disebutkan juga jika salah satu programnya yakni melanjutkan pemerataan ekonomi, penguatan UMKM dan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Gibran juga menyebutkan UMKM akan diberikan kredit yang akan menyasar pelaku bisnis milenial. Utamanya untuk kelompok usaha berbasis inovasi dan teknologi. "Sekarang sudah ada KUR, sudah ada yang namanya kredit mekar, sudah ada namanya wakaf mikro. Ada kredit ultra mikro. Nanti akan kami tambahkan lagi. Kredit start-up milenial," kata Gibran. (***)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online