Kimaya Sudirman Yogyakarta Hadirkan Merdeka Staycation & Merdeka Rasa
Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Kimaya Sudirman Yogyakarta menghadirkan dua program spesial sepanjang Agustus 2026
Nana Novita Sari, karyawan swasta yang mengakses layanan BPJS Kesehatan. - dok
JOGJA—BPJS Kesehatan terus memberikan manfaat bagi para peserta untuk mengakses layanan kesehatan, termasuk dalam tindakan cabut gigi. Hal ini seperti yang dirasakan, Nana Novita Sari, karyawan swasta yang mengakses layanan tersebut.
Perempuan yang akrab disapa Sari tersebut mengakses layanan kesehatan cabut gigi di klinik Gajah Mada Medical Centre, Senin (21/7/2025). “Gigi saya merasa sakit yang bungsu, kemudian saya cabut gigi menggunakan BPJS,” ujarnya.
Sari menuturkan telah lama menggunakan BPJS Kesehatan, yakni sejak dirinya masih duduk di bangku SMA. Ia kerap menggunakan BPJS Kesehatan untuk mengakses berbagai layanan kesehatan termasuk penyakit umum seperti flu dan demam.
“Kalau yang spesifik mungkin lebih ke gigi, sebelumnya sudah pernah dicabut gigi bungsu atas kanan-kiri dengan BPJS juga. Gigi bungsu saya ada impaksi, terus dari dokter diarahkan untuk dicabut supaya tidak melukai dinding mulutnya,” ungkapnya.
Impaksi gigi adalah kondisi ketika gigi, biasanya gigi bungsu tidak dapat tumbuh sepenuhnya atau sebagian keluar dari gusi karena terhalang oleh gigi lain atau ruang yang tidak cukup di dalam rahang. Kondisi ini bisa menyebabkan rasa sakit, bengkak, infeksi, atau kerusakan pada gigi di sekitarnya.
BACA JUGA: Program Cek Kesehatan Gratis di Bantul Sepi Peminat, Warga Takut Terdeteksi Penyakitnya
Selama menggunakan BPJS Kesehatan, ia mengaku tidak ada kesulitan dan sudah terlayani dengan baik. “Paling saat pindah faskes bisa aktif di faskes yang baru tanggal 1 bulan berikutnya, sebelumnya faskes dekat rumah, pindah dekat tempat kerja,” katanya.
Sari juga menggunakan aplikasi Mobile JKN untuk mengakses faskes dan merasa dipermudah dengan inovasi tersebut.
“Digitalisasi jadi lebih mudah. Misal kalau saya sendiri kan kadang lupa menaruh kartu BPJS. Nah ini lebih mudah ketika di pendaftaran menunjukkan KIS Digital bisa langsung mendaftar,” ujarnya.
Selain itu dengan Aplikasi Mobile JKN, pendaftaran antrean faskes bisa dilakukan secara online sehingga bisa mempersiapkan jauh hari sebelumnya.
“Bisa memantau tanggal berapa, ke poli apa. Di situ juga tertera kelas berapa BPJS-nya, sudah ada di faskes satu dimana, mengubah faskes bisa, melihat riwayat pembayaran juga bisa,” katanya. (Advetorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Kimaya Sudirman Yogyakarta menghadirkan dua program spesial sepanjang Agustus 2026
Striker anyar PSIM Jogja Adrian Dalmau mengungkap perbedaan sepak bola Indonesia dan Spanyol. Jebolan akademi Real Madrid itu juga berbicara soal adaptasi cuaca
Romelu Lukaku resmi bergabung dengan Fenerbahce dari Napoli dengan nilai transfer 6 juta euro. Striker Belgia itu kembali ke Turki setelah 30 tahun
KLH/BPLH menerbitkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2026 yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar. Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah karhutla di te
LPEM FEB UI mengungkap lima jurusan kuliah yang paling banyak menyumbang pengangguran lulusan S1 di Indonesia. Manajemen berada di posisi teratas, disusul Hukum
Hujan meteor Perseid masih dapat disaksikan dari Indonesia pada 13-14 Agustus 2026. Simak waktu terbaik, cara mengamati, dan lokasi ideal untuk melihat meteor.