Duet Serasi Fitur Grand Vitara, Santai Hadapi Macet di Tanjakan
Perubahan tampak pada pembaruan Grand Vitara, yaitu penyematan Electronic Parking Brake yang menggantikan sistem tuas rem parkir mekanis pada keluaran sebelumny
Para biker pesera Convoy Merdeka berfoto bersama. - Istimewa/Astra Motor Yogyakarta
JOGJA—Guna turut merayakan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Astra Motor Yogyakarta selaku main dealer sepeda motor Honda wilayah DIY, Kedu, dan Banyumas menggelar kegiatan bertajuk Convoy Merdeka tepat 17 Agustus 2025.
Kegiatan ini diikuti oleh 50 bikers yang berasal dari komunitas berbeda, yakni Honda PCX Club Indonesia (HPCI) chapter Yogyakarta, Yogyakarta All PCX Community dan perwakilan keluarga besar Paguyuban Motor Honda Yogyakarta (PMHY).
Melalui kegiatan tahunan ini, Astra Motor Yogyakarta berharap para anggota komunitas semakin menerima keberagaman sebagai keunikan masing-masing dan menambah solidaritas antarsesama. “Dengan semangat nasionalisme, semoga seluruh anggota komunitas memiliki tekad yang lebih kuat untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat”, kata Marketing Manager Astra Motor Yogyakarta, Julius Armando, dikutip dari rilis yang diterima, Rabu (20/8/2025).
Para biker peserta Convoy Merdeka berkumpul di halaman parkir Astra Motor Center Yogyakarta. Mereka kemudian berkonvoi menuju Makam Pahlawan Nasional dr. Wahidin Soediro Hoesodo.
Di Makam Pahlawan Nasional, para biker menggelar ziarah dan tabur bunga sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah gugur. Setelah prosesi selesai, seluruh peserta kembali berkonvoi mengelilingi spot ikonik Jogja seperti Tugu, Malioboro, Titik Nol Kilometer, Alun-Alun utara, Alun-Alun selatan, Taman Sari, hingga perhentian akhir di Astra Motor Safety Riding Center Yogyakarta.
BACA JUGA: Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik, Presiden Beri Restu
Rangkaian kegiatan Convoy Merdeka di Astra Motor Safety Riding Center Yogyakarta dilanjutkan dengan upacara peringatan kemerdekaan Indonesia, dilanjutkan pelatihan serta sharing tip dari instruktur safety riding agar senantiasa #Cari_Aman saat berkendara kapanpun dan dimanapun.
Tidak hanya sebatas upacara dan gathering, peserta konvoi memberikan donasi berupa paket bahan pokok kepada guru SDIT Ar-Raihan dan Rumah Tahfiz Ar-Raihan, sebuah sekolah dasar swasta yang terletak di Sumberbatikan, Trirenggo, Bantul. Sekolah ini didirikan oleh Yayasan Ar-Raihan berafiliasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Jaringan Sekolah Islam Terpadu.
Tak hanya itu, para biker juga diajak mengikuti berbagai lomba kelompok khas 17-an seperti, mengarahkan balon terisi air ke gelas yang terikat di pinggang, dan juga balap karung. Kegiatan Convoy Merdeka ditutup dengan pembagian hadiah pemenang lomba dan foto bersama.
“Kegiatan seru dan positif ini, diharapkan satu sama lain antar paguyuban, komunitas/klub semakin solid sama seperti games yang disediakan, bekerja sama dan komunikasi yang baik demi tujuan positif bersama”, ucap Billy selaku perwakilan peserta dari HPCI chapter Yogyakarta. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perubahan tampak pada pembaruan Grand Vitara, yaitu penyematan Electronic Parking Brake yang menggantikan sistem tuas rem parkir mekanis pada keluaran sebelumny
Kemenkes menyiapkan tiga langkah untuk memperkuat peran bidan dalam menangani kesehatan mental ibu hamil dan ibu menyusui.
BI menyebut pelemahan rupiah hingga tembus Rp17.500 per dolar AS dipicu konflik global dan meningkatnya permintaan dolar.
Nadiem Makarim mengaku sakit hati dituntut membayar Rp5,67 triliun dalam kasus dugaan korupsi Chromebook Kemendikbudristek.
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Kejagung masih menyelidiki dugaan pengurusan perkara yang menyeret Aspidum Kejati Sumsel Atang Pujiyanto.