JABFEST 2026 Digelar Dua Pekan, Hadirkan Alissa Wahid hingga Saut Situmorang
JABFEST 2026 digelar 30 September-12 Oktober di The Ratan dengan menghadirkan Alissa Wahid, Martin Suryajaya hingga Saut Situmorang.
Suasana pelaksanaan bedah buku berjudul 1001 Pengetahuan Modern untuk Anak di Balai Kalurahan Kelor, Karangmojo, Selasa (12/5)/ Harian Jogja/David Kurniawan
GUNUNGKIDUL - Penguatan karakter anak dinilai menjadi bekal penting untuk menghadapi perkembangan zaman yang semakin cepat. Selain kecerdasan akademik, anak juga perlu dibekali sikap jujur, kerja keras, hingga kemampuan menghargai orang lain sejak dari lingkungan keluarga.
Pesan tersebut mengemuka dalam kegiatan bedah buku berjudul 1001 Pengetahuan Modern untuk Anak yang digelar di Balai Kalurahan Kelor, di Karangmojo, Selasa (12/5).
Kegiatan hasil kerja sama Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DIY itu juga diarahkan untuk meningkatkan budaya literasi masyarakat.
Anggota DPRD DIY, Purwanto, mengatakan anak menjadi aset penting bagi keluarga maupun bangsa karena akan menjadi generasi penerus pada masa mendatang. Oleh karena itu, penyiapan karakter dan kecerdasan perlu dilakukan sejak dini.
“Anak adalah masa depan keluarga dan juga bangsa karena merekalah [anak-anak] yang menjadi pemimpin yang akan datang,” kata Purwanto.
Purwanto menambahkan pendidikan karakter memiliki peran penting dalam membentuk masa depan anak. Ia menyebut nilai-nilai seperti kejujuran, sikap pantang menyerah, kerja keras, dan saling menghormati perlu ditanamkan sejak usia dini.
Hal senada disampaikan pembicara bedah buku, Desy Wijaya. Ia menilai keluarga merupakan lingkungan pendidikan pertama bagi anak sehingga pola asuh sangat memengaruhi proses tumbuh kembang.
“Perkembangan anak adalah proses perubahan anak dari waktu ke waktu. Perkembangan ini erat kaitannya dengan pola asuh yang diterapkan orang tua,” katanya.
Desy menjelaskan buku yang dibedah memuat banyak materi yang dapat membantu orang tua memahami perkembangan kecerdasan anak. Menurut dia, rasa ingin tahu anak yang terus tumbuh sering memunculkan banyak pertanyaan kepada orang tua di rumah.
Pustakawan Utama DPAD DIY,Budiyono, mengatakan kegiatan bedah buku dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan budaya membaca di masyarakat. Menurut dia, tingkat minat baca masyarakat Indonesia masih perlu terus ditingkatkan. “Bedah buku untuk meningkatkan minat baca di masyarakat,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Budiyono juga mengenalkan berbagai fasilitas yang dimiliki DPAD DIY. Ia mengatakan layanan yang tersedia tidak hanya berupa perpustakaan konvensional maupun aplikasi digital, tetapi juga wahana edukatif lain yang dapat diakses masyarakat.
“DPAD DIY adalah rumah kita bersama sehingga bisa diakses siapa saja. Selain perpustakaan, juga ada bioskop enam dimensi yang bisa ditonton pengunjung,” katanya.
Selain itu, kata dia, DPAD DIY juga memiliki diorama berbasis teknologi informasi yang menggambarkan sejarah perkembangan DIY sejak masa kerajaan hingga sekarang. “Total ada 18 diorama dan untuk menonton semuanya membutuhkan waktu sekitar 90 menit,” katanya. (Adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
JABFEST 2026 digelar 30 September-12 Oktober di The Ratan dengan menghadirkan Alissa Wahid, Martin Suryajaya hingga Saut Situmorang.
29 September 2026 diperingati sebagai Hari Sarjana Nasional, Hari Jantung Sedunia, hingga Save the Koala Day. Simak enam momen pentingnya.
Prakiraan cuaca DIY Selasa, 29 September 2026: mayoritas cerah berawan, suhu 22–34°C, kelembapan 44–98 persen. Cek rincian per kecamatan.
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.
Maarten Paes menyebut suporter menjadi pemain ke-11 Timnas Indonesia saat bermain 10 orang melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Senin 29 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini.