Wayah Dalem HB X Ajak Generasi Muda Dekat dengan Aksara Jawa
Wayah Dalem HB X, RM Drasthya Wironegoro, mengajak generasi muda belajar aksara Jawa dalam Setu Sinau di kawasan Malioboro.
Kepala Dispetaru DIY, Adi Bayu Kristanto, bersama Ketua Umum Pengda PBVSI DIY, Kadarmanta Baskara Aji, didampingi kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemda DIY melakukan seremonial servis sebagai penanda dibukanya lomba voli dalam rangkaian Hantaru 2025, Sabtu (11/10/2025), di sport center Kalurahan Sumberagung, Bantul. – Harian Jogja/Yosef Leon
BANTUL—Peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang (Hantaru) 2025 di sport center Kalurahan Sumberagung, Jetis, Bantul, dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, salah satunya turnamen voli putra dari berbagai wilayah. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pemanfaatan tata ruang dan pertanahan di DIY.
Turnamen voli putra se-DIY itu dibuka dengan seremonial servis oleh Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispetaru) DIY, Adi Bayu Kristanto, bersama pengurus daerah PBVSI DIY dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemda DIY, Sabtu (11/10/2025). Seusai seremoni, kegiatan dilanjutkan dengan laga pembuka dan akan berlangsung selama dua hari, 11–12 Oktober 2025.
Ketua Panitia Hantaru 2025, Muhammad Dzulhanif Harahap, mengatakan tema peringatan tahun ini, “Hantaru Connect”, diangkat sebagai simbol kolaborasi dan semangat baru dalam menghubungkan urusan pertanahan dan tata ruang, mulai dari level pemerintah daerah hingga kalurahan.
“Selain pameran inovasi dan klinik pertanahan–tata ruang, kami juga mengadakan festival olahraga, termasuk turnamen voli. Ini bentuk kebersamaan sekaligus cara kami menghidupkan semangat masyarakat dalam merayakan Hantaru,” ujar Dzulhanif.
Menurutnya, berbagai kegiatan yang digelar, seperti festival UMKM, pameran inovasi kalurahan, hingga turnamen olahraga, bukan sekadar hiburan, tetapi juga sarana edukasi dan penguatan kesadaran akan pentingnya tanah dan ruang sebagai warisan budaya yang perlu dijaga serta dimanfaatkan dengan bijak.
Perwakilan panitia lomba voli putra Hantaru 2025, Galih Eko Kurniawan, menyebut total ada 10 tim yang berpartisipasi dalam ajang tersebut. Adapun tim yang terlibat yakni Hargorejo Kokap, Chessy Private V, Tirtomartani Jaya, Beji VC, Bangunjiwo, Arvoma, PVB Pulokadang, Nogosari Jetis, SMK Muhammadiyah 1 Bantul, dan Sekar Langit.
“Bagi warga yang ingin menyaksikan, tiket masuk hanya Rp5.000. Pemenang dalam perlombaan ini akan memperoleh uang tunai dan hadiah menarik lainnya,” kata Galih.
Sementara itu, Ketua Umum Pengda PBVSI DIY, Kadarmanta Baskara Aji, menilai penyelenggaraan turnamen voli dalam rangkaian peringatan Hantaru memiliki nilai penting bagi dunia olahraga, terutama untuk pembinaan atlet muda.
“Agenda seperti ini sangat penting untuk menjaring bibit baru dan melakukan pembinaan dari bawah. Dari turnamen antar-kalurahan seperti ini, kita bisa menemukan pemain potensial untuk memperkuat klub atau kontingen DIY di masa depan,” kata Aji.
Ia berharap kegiatan serupa bisa terus dilaksanakan di tingkat kalurahan dan kabupaten agar regenerasi atlet voli di DIY tetap terjaga. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wayah Dalem HB X, RM Drasthya Wironegoro, mengajak generasi muda belajar aksara Jawa dalam Setu Sinau di kawasan Malioboro.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 3 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.
Oknum anggota Polres Tanjab Timur, Bripka SO, dipatsus usai video dirinya berada di arena judi sabung ayam viral. Kasus masih didalami Propam.
Menpar Widiyanti menilai desainer berperan penting memperkenalkan budaya Indonesia melalui wastra sekaligus mendorong shopping tourism.
Bumkal Sumberharjo Sleman sukses memanen melon premium di tanah kas kalurahan. Pemkab Sleman menilai inovasi ini berpotensi meningkatkan ekonomi desa.
Pemerintah mengungkap alasan Indonesia masih tertinggal dari Vietnam dalam pengembangan energi baru terbarukan meski memiliki potensi PLTS mencapai 7.700 GW.