Geopark Klaten Bakal Jadi Wisata Andalan Perkuat Sport Tourism
Event yang digelar di kawasan wisata Bukit Cinta Watu Prahu, Desa Gununggajah, Kecamatan Bayat itu menjadi momentum penting mengenalkan potensi geowisata.
Wakil Wali Kota Jogja, Wawan Harmawan (paling kiri) dan Ketua KPID DIY, Hazwan Iskandar Jaya (paling kanan) memaparkan mengenai Gelar Anugerah Penyiaran DIY 2025 di Balai Kota Jogja pada Jumat (7/11/2025)/ Harian Jogja-Stefani Yulindriani
JOGJA–Wakil Wali Kota Jogja, Wawan Harmawan, mengapresiasi langkah Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) DIY yang memberikan penghargaan kepada beberapa tokoh yang dinilai berpengaruh dalam dunia penyiaran.
Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi tokoh dan lembaga yang berperan penting menjaga kualitas penyiaran di Kota Jogja.
“Semoga kita bisa terus bekerja sama dengan media untuk mempromosikan berbagai hal yang selama ini belum terinformasikan dengan baik,” katanya dalam Jumpa Pers Gelar Anugerah Penyiaran DIY 2025 di Balai Kota Jogja pada Jumat (7/11/2025).
Sementara itu, Ketua KPID DIY, Hazwan Iskandar Jaya, menjelaskan penghargaan tahun ini tidak hanya diberikan kepada lembaga penyiaran, tetapi juga kepada individu dan institusi yang dinilai berperan aktif dalam kemajuan dunia penyiaran di DIY.
“Tahun ini kami memberikan penghargaan kepada tujuh tokoh yang kami nilai memiliki dedikasi dan kontribusi nyata terhadap dunia penyiaran,” katanya.
Dia menuturkan ada tujuh tokoh penerima Kategori Tokoh Inspiratif Penyiaran DIY 2025, yaitu GKR Mangkubumi, BPH Kusumo Bimantoro, H.M. Idham Samawi, Yuni Satia Rahayu, (Alm.) KH Imam Aziz, Akhir Lusono, dan Prof. Suyanto.
Hazwan menuturkan Anugerah Penyiaran merupakan implementasi dari Perda DIY Nomor 13 Tahun 2016 tentang penyiaran yang diturunkan melalui Peraturan Gubernur (Pergub) DIY Nomor 38 Tahun 2017.
“Anugerah Penyiaran ini menjadi wujud apresiasi kami terhadap tokoh dan lembaga yang terus menjaga nilai-nilai penyiaran yang edukatif, informatif, dan inspiratif di Jogja,” katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia Gelar Anugerah Penyiaran DIY 2025, Febriyanto, menambahkan tahun ini KPID DIY mengusung tema Pesta Penyiaran Istimewa 2025: Never Ending Broadcasting. Dalam penyelenggaraannya kali ini, Gelar Anugerah Penyiaran DIY 2025 menghadirkan sejumlah rangkaian kegiatan yang melibatkan berbagai pihak yang dinilai turut serta berperan dalam membangun dunia penyiaran, antara lain tokoh publik dan mahasiswa.
“Kegiatan ini bertujuan memperkuat literasi dan kreativitas penyiaran di DIY,” katanya.
Dia menambahkan Gelar Anugerah Penyiaran DIY 2025 akan digelar di AMIKOM Yogyakarta pada Senin (10/11/2025). (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Event yang digelar di kawasan wisata Bukit Cinta Watu Prahu, Desa Gununggajah, Kecamatan Bayat itu menjadi momentum penting mengenalkan potensi geowisata.
Pabrik penggilingan batu di Gunungkidul ditutup karena berdiri di tanah kas desa yang dilarang untuk aktivitas pertambangan.
Indonesia akan turun di 32 cabang olahraga Asian Games 2026 dengan 400 lebih atlet, persiapan difokuskan lewat program nasional.
Inflasi Kota Jogja Juni 2026 naik 0,46% dipicu kenaikan BBM, terutama berdampak pada sektor transportasi.
Pemerintah dan marketplace sepakat menahan kenaikan biaya layanan demi menjaga UMKM tetap kompetitif di tengah integrasi sistem.
Lima peserta Latsarmil SPPI meninggal dunia, Kemenhan dan Kemenkes bentuk tim investigasi untuk ungkap penyebabnya.