Pemprov Jateng Perluas Program Satu OPD Satu Desa untuk Percepat Penanganan Kemiskinan
Pemprov Jateng memperluas program Satu OPD Satu Desa Dampingan yang kini menjangkau 641 desa untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan.
Menyambut HUT ke-64, Bank BPD DIY menggelar acara “BPD DIY Berdoa” sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas nikmat yang diberikan sehingga Bank BPD DIY pada usianya yang ke-64 tahun mampu menjadi bank yang berkinerja baik dan terus berkembang. Doa bersama tersebut dilaksanakan secara hybrid di seluruh kantor Bank BPD DIY pada Jum’at (14/11/2025). /Istimewa.
JOGJA—Menyambut HUT ke-64, Bank BPD DIY menggelar acara BPD DIY Berdoa sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas nikmat yang diberikan. Bank BPD DIY telah memasuki usianya yang ke-64 tahun mampu menjadi bank yang berkinerja baik dan terus berkembang. Doa bersama tersebut dilaksanakan secara hybrid di seluruh kantor Bank BPD DIY pada Jum’at (14/11/2025).
Kegiatan BPD DIY Berdo’a diawali dengan tadarus Al-Qur’an 30 Juz yang dilakukan oleh pegawai Bank BPD DIY di masing-masing kantor. Setelahnya, rangkaian acara BPD DIY berdoa dilanjutkan dengan doa bersama dan penyampaian tausiyah oleh Ustaz Wijayanto di Kantor Pusat Bank BPD DIY. Kegiatan ini juga diikuti secara daring oleh seluruh pegawai dengan tema Menjadi Muslim Cerdas, Sehat Mental, Spiritual untuk Tumbuh Berkelanjutan.
Direktur Umum Bank BPD DIY. Hudan Mulyawan, dalam sambutannya menyampaikan ungkapan syukur atas kinerja baik Bank BPD DIY hingga saat ini. "Acara bertajuk BPD DIY berdoa ini kami selenggarakan sebagai salah satu wujud syukur kami atas berkah dan rahmat dari Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, Bank BPD DIY di usia yang ke 64 tahun dapat terus berkembang menjadi bank yang besar dan dipercaya masyarakat,” kata Hudan.
Dalam kesempatan tersebut Bank BPD DIY juga melakukan pentasharufan Zakat kepada 11 Pondok Pesantren, Panti Asuhan dan Rumah Tahfidz yang diserahkan secara simbolis baik di Kantor Pusat maupun melalui kantor cabang di masing-masing wilayah. Adapun penerima di antaranya yakni Pondok Pesantren Darussalam Mergansan, Panti Asuhan Mukti Insani dan Rumah Tahfidz Panti Asuhan Basa Moyudan.
Dihari yang sama, doa bersama juga dilakukan oleh pegawai yang beragama Nasrani di kantor pusat Bank BPD DIY diikuti secara daring oleh pegawai di masing-masing kantor cabang.
“Kami juga memohon doa agar Bank BPD DIY dapat terus berkembang dan memberikan layanan terbaik kepada masyarakat serta menjadi bank yang istimewa, terpercaya dan pilihan masyarakat," kata Hudan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemprov Jateng memperluas program Satu OPD Satu Desa Dampingan yang kini menjangkau 641 desa untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan.
Kemenpar memperkuat keselamatan wisatawan di kawasan gunung api melalui pemetaan risiko, SOP, infrastruktur mitigasi, dan kompetensi pemandu.
Adhi Karya memastikan girder Tol Jogja-Solo di Kronggahan aman dengan bracing sementara. Pemasangan diafragma kini mulai dilakukan.
BPKH mengajak generasi muda mulai merencanakan keuangan haji sejak dini sekaligus memanfaatkan platform digital untuk dakwah.
Zulhas memastikan manajer Kopdes yang ditempatkan jauh dari domisili akan disesuaikan ke koperasi terdekat setelah titik tersedia.
Kejagung menyebut kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG mencapai sekitar Rp10 triliun berdasarkan penghitungan BPKP.