DPC PDIP Jogja Ajak Warga Perkuat Solidaritas di Momentum Iduladha
PDIP Kota Jogja tekankan Iduladha 1447 H sebagai momentum solidaritas sosial dan rencana kurban 5 sapi 4 kambing.
Lembaga Budaya, Seni, dan Olahraga (LBSO) Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (PWA DIY) berhasil meraih juara umum Festival Seni Budaya ‘Aisyiyah (FESIBA) 2025. Festival yang diselenggarakan oleh LBSO Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah ini digelar pada Sabtu, 10 Januari 2026, bertempat di Balai Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BPPMPV) Seni dan Budaya Yogyakarta. - ist
JOGJA—Lembaga Budaya, Seni, dan Olahraga (LBSO) Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (PWA DIY) berhasil meraih juara umum Festival Seni Budaya ‘Aisyiyah (FESIBA) 2025. Festival yang diselenggarakan oleh LBSO Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah ini digelar pada Sabtu, 10 Januari 2026, bertempat di Balai Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BPPMPV) Seni dan Budaya Yogyakarta.
Keberhasilan tersebut diraih melalui capaian prestasi di berbagai cabang lomba seni, budaya, dan olahraga. LBSO PWA DIY berhasil meraih juara pertama pada cabang Karya Tulis Permainan Tradisional, Paduan Suara, serta Tulis Cerita Anak. Selain itu, prestasi juga diraih melalui juara ketiga pada cabang Kuliner Tradisional, Video Senam Bustanul Athfal, Cipta Lagu religi dan Senam ‘Aisyiyah Bahagia, serta harapan dua pada cabang Karya Tulis Ilmiah Kain Tradisional.
Ketua LBSO PWA DIY, Emi Rusnawati, S.Pd.I., menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut.
“Alhamdulillah, LBSO DIY borong juara dalam Festival Seni Budaya ‘Aisyiyah. Capaian ini merupakan hasil kerja kolektif, kekompakan tim, serta semangat kader ‘Aisyiyah DIY dalam menghidupkan seni, budaya, dan olahraga sebagai bagian dari dakwah kultural,” ungkapnya.
Keberhasilan LBSO PWA DIY juga mendapat apresiasi dari Ketua Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah DIY, Dr. Widiastuti, S.Ag., MM. Ia menyampaikan bahwa prestasi ini mencerminkan kekuatan dakwah ‘Aisyiyah yang tidak hanya hadir melalui pendidikan dan sosial, tetapi juga melalui seni dan budaya.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa seni dan budaya dapat menjadi media dakwah yang kuat, mencerahkan, dan membangun karakter. LBSO PWA DIY telah menunjukkan bahwa kader ‘Aisyiyah mampu berkarya, berprestasi, sekaligus menjaga nilai-nilai Islam berkemajuan dalam setiap ekspresi seni,” tutur Widiastuti.
Festival Seni Budaya ‘Aisyiyah 2025 diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai wilayah di Indonesia. Dalam sambutannya, Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Dr. Apt. Salmah Orbayinah, M.Kes., menegaskan bahwa FESIBA bukan sekadar ajang kompetisi seni, melainkan ruang dakwah kultural yang memadukan nilai-nilai Islam, kearifan lokal, kreativitas perempuan, dan semangat kebangsaan.
Melalui capaian juara umum ini, LBSO PWA DIY diharapkan dapat terus menjadi motor penggerak pengembangan seni, budaya, dan olahraga di lingkungan ‘Aisyiyah, sekaligus menginspirasi wilayah lain untuk memperkuat dakwah kultural yang berkemajuan. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PDIP Kota Jogja tekankan Iduladha 1447 H sebagai momentum solidaritas sosial dan rencana kurban 5 sapi 4 kambing.
Kemenag menegaskan kasus cabul di Pekalongan terjadi di padepokan ilegal, bukan pondok pesantren resmi terdaftar.
Bapanas memastikan harga beras SPHP tetap stabil meski dolar AS naik. Pemerintah jaga pasokan dan subsidi beras nasional.
Jip wisata Merapi di Sleman full booking saat libur Waisak 2026. Wisatawan memadati paket trip medium hingga bunker Merapi.
IRGC Iran klaim serang pangkalan AS di Kuwait sebagai balasan serangan di Bandar Abbas, ketegangan Iran–AS kembali meningkat.
Kokola Group melalui program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) melaksanakan kegiatan penyaluran hewan qurban berupa sapi limosin di Ciamis