Geopark Klaten Bakal Jadi Wisata Andalan Perkuat Sport Tourism

Media Digital
Media Digital Rabu, 01 Juli 2026 19:00 WIB
Geopark Klaten Bakal Jadi Wisata Andalan Perkuat Sport Tourism

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bersama para pemenang event Run to Geopark di Bukit Cinta Watu Prahu, Desa Gununggajah, Kecamatan Bayat, Minggu (14/6/2026). (Dokumentasi Bagian Prokopim Setda Klaten)

KLATEN —Pemerintah Kabupaten Klaten terus berupaya untuk mengusulkan penetapan Geopark Klaten. Guna mendukung persiapan itu, berbagai event digelar salah satunya Run to Geopark yang diselenggarakan Minggu (14/6/2026).

Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, mengatakan event yang digelar di kawasan wisata Bukit Cinta Watu Prahu, Desa Gununggajah, Kecamatan Bayat itu menjadi momentum penting mengenalkan potensi geowisata. Tak hanya itu, event lari yang sudah dua kali digelar dan menyedot minat para pelari dari berbagai daerah itu semakin memperkuat posisi sport tourism Klaten yang semakin berkembang.

"Event ini tidak hanya menjadi wadah untuk berolahraga. Tetpai juga menjadi sarana mengenalkan potensi geopark yang dimiliki Kabupaten Klaten kepada masyarakat yang lebih luas," kata Hamenang seperti yang dikutip dari Bagian Prokopim Setda Klaten.

Hamenang menjelaskan Kabupaten Klaten kaya sumber daya alam dan keragamannya. Kekayaan sumber daya alam itu memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Di antaranya potensi kawasan lereng Merapi di sisi utara. Di wilayah tengah, ada wisata air hingga Rowo
Jombor. Di sisi selatan atau kawasan perbukitan Bayat, ada kawasan yang menyimpan jejak sejarah geologi bernilai tinggi dan bakal menjadi Geopark.

Hamenang mengungkapkan calon Geopark di wilayah Kecamatan Bayat memiliki potensi besar menjadi salah satu destinasi wisata unggulan. Keindahan alam yang berpadu dengan kekayaan geologi menjadi kawasan tersebut memiliki daya tarik berbeda dibandingkan destinasi wisata lainnya.

"Dengan adanya event Run to Geopark, ini semakin melengkapi. Harapan kami, event ini bisa terus diselenggarakan secara berkelanjutan dan menjadi agenda tahunan," kata Hamenang.

Kepala Bapperida Klaten, Pandu Wirabangsa, mengatakan Run to Geopark sudah dua kali digelar. Minat para peserta mengikuti event yang melintasi beberapa kawasan situs warisan geologi itu sangat tinggi.

Ada 700 peserta yang ikut event tersebut. Tak hanya dari dalam negeri, ada warga negara asing yang kepincut mengikuti event lari yang bakal digelar rutin.

Pandu mengatakan proses menuju Geopark Klaten kini terus berjalan. Pemkab menyiapkan berbagai persyaratan untuk pengusulan Geopark. Tahun ini, Pemkab berfokus untuk penetapan Kawasan Cagar Alam (KCAG). "Semoga tahun depan bisa mendapatkan untuk Geopark," kata Pandu.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online