Astra Motor Yogyakarta Sukses Gelar Kompetisi Safety Riding
Astra Motor Yogyakarta menggelar Safety Riding Competition Regional dengan 75 peserta untuk mencari wakil DIY menuju kompetisi nasional.
Pemerintah Kota Surakarta menggelar Festival Pasar sebagai bagian dari upaya memperkuat sektor perdagangan rakyat sekaligus mendorong percepatan transformasi digital dalam pengelolaan pasar tradisional.
SURAKARTA—Pemerintah Kota Surakarta menggelar Festival Pasar sebagai bagian dari upaya memperkuat sektor perdagangan rakyat sekaligus mendorong percepatan transformasi digital dalam pengelolaan pasar tradisional.
Kegiatan yang berlangsung mulai Kamis (5/2/2026) hingga 8 Agustus 2026 itu dihadiri jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan perbankan, serta para pelaku usaha pasar. Festival secara resmi dibuka Kepala Dinas Perdagangan Kota Surakarta, Arif Handoko, S.Sos., M.H.
Dalam sambutannya, Arif menegaskan Festival Pasar tidak sekadar menjadi ajang promosi, tetapi juga momentum pembenahan tata kelola pasar rakyat agar lebih modern, profesional, dan kompetitif.
“Pasar rakyat dituntut untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai kearifan lokal. Festival Pasar ini menjadi salah satu upaya mendorong transformasi pasar tradisional di Kota Surakarta,” ujarnya.
Perkuat Sinergi Digitalisasi
Dukungan terhadap transformasi tersebut juga datang dari sektor perbankan. Pemimpin Bank Jateng Cabang Koordinator Surakarta, Sutanti, menyatakan komitmen pihaknya untuk bersinergi dengan Pemerintah Kota Surakarta dalam penguatan sistem pembayaran digital.
“Bank Jateng akan selalu support atas kegiatan yang diadakan oleh Pemerintah Surakarta, untuk memperkuat sinergitas antara Pemerintah Kota dengan Bank Jateng guna menciptakan Surakarta menjadi Kota Smart City,” kata Sutanti.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, S.S., S.E., M.B.A., menekankan pentingnya kolaborasi dalam mendukung digitalisasi sistem pembayaran, khususnya retribusi pasar dan shelter.
Menurut Astrid, pembayaran retribusi kini telah diterapkan secara non tunai dan lebih transparan. Sistem tersebut diawali melalui layanan m-banking Bima Mobile Bank Jateng, serta dapat dilakukan melalui berbagai kanal pembayaran digital lain seperti OVO, GoPay, dan platform non tunai lainnya.
“Digitalisasi pembayaran retribusi ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan transparansi dan efektivitas pelayanan publik, sekaligus mendukung terwujudnya Surakarta sebagai kota cerdas (Smart City),” ungkapnya.
Menuju Ekosistem Pasar Modern
Melalui Festival Pasar, Pemkot Surakarta berharap tercipta ekosistem pasar rakyat yang lebih modern, inklusif, dan berkelanjutan. Transformasi digital dinilai menjadi salah satu kunci peningkatan kualitas pelayanan kepada pedagang maupun masyarakat.
Upaya ini sekaligus memperkuat posisi pasar tradisional agar tetap relevan di tengah perubahan pola transaksi masyarakat yang semakin mengarah pada sistem pembayaran digital. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Astra Motor Yogyakarta menggelar Safety Riding Competition Regional dengan 75 peserta untuk mencari wakil DIY menuju kompetisi nasional.
Laba bersih BEI mencapai Rp1,07 triliun pada 2025, naik 59,4% dan menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah Bursa Efek Indonesia.
Kecelakaan JJLS Gunungkidul terjadi di Saptosari. Mobil sedan terperosok ke lahan sedalam dua meter, sopir dan penumpang hanya mengalami luka ringan.
Kejagung optimistis hakim menjatuhkan vonis terhadap Nadiem Makarim sesuai tuntutan 18 tahun penjara dalam kasus korupsi Chromebook.
Gajah Sumatera Indro berusia 45 tahun mati di Taman Nasional Tesso Nilo setelah mengalami komplikasi kesehatan usai menjalani fase musth.
Demo warga Bantul menuntut dukuh Banyon dicopot setelah diduga melakukan pungli dan menggadaikan sertifikat tanah milik warga.