BBGTK DIY Tekankan Pentingnya Narasi Tepat dalam Publikasi Lembaga
BBGTK DIY menekankan pentingnya narasi, angle, dan pengemasan konten untuk meningkatkan kualitas peliputan serta publikasi di era media digital.
Pemerintah Kota Surakarta menggelar Festival Pasar sebagai bagian dari upaya memperkuat sektor perdagangan rakyat sekaligus mendorong percepatan transformasi digital dalam pengelolaan pasar tradisional.
SURAKARTA—Pemerintah Kota Surakarta menggelar Festival Pasar sebagai bagian dari upaya memperkuat sektor perdagangan rakyat sekaligus mendorong percepatan transformasi digital dalam pengelolaan pasar tradisional.
Kegiatan yang berlangsung mulai Kamis (5/2/2026) hingga 8 Agustus 2026 itu dihadiri jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan perbankan, serta para pelaku usaha pasar. Festival secara resmi dibuka Kepala Dinas Perdagangan Kota Surakarta, Arif Handoko, S.Sos., M.H.
Dalam sambutannya, Arif menegaskan Festival Pasar tidak sekadar menjadi ajang promosi, tetapi juga momentum pembenahan tata kelola pasar rakyat agar lebih modern, profesional, dan kompetitif.
“Pasar rakyat dituntut untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai kearifan lokal. Festival Pasar ini menjadi salah satu upaya mendorong transformasi pasar tradisional di Kota Surakarta,” ujarnya.
Perkuat Sinergi Digitalisasi
Dukungan terhadap transformasi tersebut juga datang dari sektor perbankan. Pemimpin Bank Jateng Cabang Koordinator Surakarta, Sutanti, menyatakan komitmen pihaknya untuk bersinergi dengan Pemerintah Kota Surakarta dalam penguatan sistem pembayaran digital.
“Bank Jateng akan selalu support atas kegiatan yang diadakan oleh Pemerintah Surakarta, untuk memperkuat sinergitas antara Pemerintah Kota dengan Bank Jateng guna menciptakan Surakarta menjadi Kota Smart City,” kata Sutanti.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, S.S., S.E., M.B.A., menekankan pentingnya kolaborasi dalam mendukung digitalisasi sistem pembayaran, khususnya retribusi pasar dan shelter.
Menurut Astrid, pembayaran retribusi kini telah diterapkan secara non tunai dan lebih transparan. Sistem tersebut diawali melalui layanan m-banking Bima Mobile Bank Jateng, serta dapat dilakukan melalui berbagai kanal pembayaran digital lain seperti OVO, GoPay, dan platform non tunai lainnya.
“Digitalisasi pembayaran retribusi ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan transparansi dan efektivitas pelayanan publik, sekaligus mendukung terwujudnya Surakarta sebagai kota cerdas (Smart City),” ungkapnya.
Menuju Ekosistem Pasar Modern
Melalui Festival Pasar, Pemkot Surakarta berharap tercipta ekosistem pasar rakyat yang lebih modern, inklusif, dan berkelanjutan. Transformasi digital dinilai menjadi salah satu kunci peningkatan kualitas pelayanan kepada pedagang maupun masyarakat.
Upaya ini sekaligus memperkuat posisi pasar tradisional agar tetap relevan di tengah perubahan pola transaksi masyarakat yang semakin mengarah pada sistem pembayaran digital. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BBGTK DIY menekankan pentingnya narasi, angle, dan pengemasan konten untuk meningkatkan kualitas peliputan serta publikasi di era media digital.
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui inisiatif keberlanjutan GoZero% kembali menghadirkan aksi lingkungan bersama masyarakat melalui GoZero%
Timnas voli putra Indonesia hadapi Iran di laga penentu Pool B Asian Games 2026, Selasa 29 September pukul 14.00 WIB. Cek jadwal dan peluangnya.
KNKT mengungkap 6 faktor penyebab tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan Commuter Line di Bekasi Timur. Dari sinyal hingga pengereman, ini temuan lengkapnya.
Astra Motor Yogyakarta menggelar Bootcamp Road to Cari Aman Academy untuk mengasah kompetensi siswa sebagai pelopor keselamatan berkendara.
MotoGP Adelaide 2027 terancam batal setelah gugatan lingkungan menghentikan pembangunan sirkuit. 400 pohon berpotensi ditebang, debut pun tidak aman.