30 Tahun Kudatuli, PDIP Kota Jogja Teguhkan Demokrasi
DPC PDIP Kota Jogja Gelar Refleksi Kudatuli 1996, Eko Suwanto Ajak Kader Jaga Konstitusi & Demokrasi Untuk Kesejahteraan Rakyat
Toko swalayan menjadi salah satu fasilitas yang bisa dimanfaatkan oleh para pemudik di Rest Area SPBU Ambarketawang. Foto diambil, Selasa (10/3/2026). - Harian Jogja/Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, SLEMAN—Kurang dari dua pekan, umat Muslim akan merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Menjelang libur panjang dan arus mudik, sejumlah orang memutuskan melakukan mudik lebih awal. Ada yang memanfaatkan waktu luang kuliah dan cuti pekerjaan. Sejumlah SPBU pun telah bersiap menyambut pemudik dengan menyiapkan fasilitas lengkap dan aman-nyaman.
Salah satu pemudik asal Cilacap bernama Irawan tiba di SPBU Ambarketawang pada Selasa (10/3/2026) malam. Ia baru saja keluar dari OkeMart, salah satu fasilitas SPBU bagi masyarakat yang ingin berbelanja.
Irawan yang merupakan seorang mahasiswa di Yogyakarta memutuskan mudik lebih awal. Ia sempat mengisi BBM 3 liter dengan total kapasitas 4,8 liter. Jarak Kota Jogja ke Cilacap sekitar 160 kilometer dapat ia tempuh dengan kapasitas BBM full tank; jarak yang jauh untuk pemudik yang menggunakan motor.

Itu sebabnya fasilitas SPBU Ambarketawang sangat membantu pemudik. Ada beberapa fasilitas, namun Irawan hanya sempat menjajal toilet dan OkeMart.
“Pelayanan petugas SPBU tadi ramah sih, pegawai OkeMart juga ramah. Toilet bersih, jadi nyaman saja,” kata Irawan ditemui di SPBU Ambarketawang, Selasa (11/3/2026).
Selain Irawan, ada Rasyid yang mengambil cuti kerja dua hari untuk mudik lebih awal ke Purworejo. Jadi ia akan kembali lagi ke Yogyakarta untuk bertugas meliput persiapan arus mudik lebaran.
Ia menyempatkan untuk Salat Isya di Musala SPBU Ambarketawang. Menurutnya, musala tersebut nyaman. Dengan tanaman di sekeliling dan letaknya di samping sawah, salat menjadi lebih khusyuk. “Barangkali karena sepi, jadi ya khusyuk juga,” kata Rasyid.
Sebelum salat, ia sempat ke toilet yang berada di samping musala tersebut. Menurutnya, toilet cukup bersih dan layak untuk digunakan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gempa M7,1 di Jepang diduga berkaitan dengan sesar yang belum retak sejak gempa besar 2016. Ahli ungkap potensi gempa susulan.
KPK menahan anggota DPRD Jatim Moch Mahrus terkait dugaan suap dana hibah pokmas kepada Anwar Sadad.
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.