GIK UGM Hadirkan GIK Ramadan Festival 2026 di Yogyakarta

Media Digital
Media Digital Rabu, 04 Maret 2026 12:52 WIB
GIK UGM Hadirkan GIK Ramadan Festival 2026 di Yogyakarta

GIK Ramadan Festival 2026 yang digelar oleh Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM di Yogyakarta menghadirkan ruang pertemuan antara spiritualitas Ramadan, kreativitas komunitas, serta aktivitas ekonomi kreatif dalam satu rangkaian festival yang terbuka bagi berbagai kalangan masyarakat. - IST

SLEMAN—GIK Ramadan Festival 2026 yang digelar oleh Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM di Yogyakarta menghadirkan ruang pertemuan antara spiritualitas Ramadan, kreativitas komunitas, serta aktivitas ekonomi kreatif dalam satu rangkaian festival yang terbuka bagi berbagai kalangan masyarakat.

Festival Ramadan di GIK UGM ini dirancang sebagai ruang interaksi publik yang mempertemukan mahasiswa, civitas akademika, komunitas kreatif, keluarga muda, hingga masyarakat umum melalui berbagai program yang memadukan kegiatan budaya, kuliner, serta aktivitas komunitas selama Ramadan di Yogyakarta.

Mengusung tema BERKAH yang merupakan akronim dari Berbagi Rasa, Kreasi, dan Hikmah, GIK Ramadan Festival 2026 dibangun melalui tiga ruang pengalaman yang saling terhubung. Konsep Berbagi Rasa diwujudkan melalui sajian kuliner dan suasana berbuka puasa yang hangat. Sementara Kreasi hadir melalui karya komunitas dan aktivitas kolaboratif, sedangkan Hikmah menjadi ruang refleksi yang menjadi bagian dari pengalaman Ramadan.

Salah satu program utama dalam GIK Ramadan Festival 2026 adalah Perayaan Jumat Sore (PJS) edisi Ramadan yang berlangsung mulai 18 Februari hingga 8 Maret 2026 di kawasan GIK UGM di Yogyakarta. Program ini menjadi ruang berkumpul bagi masyarakat untuk menikmati waktu menjelang berbuka puasa melalui berbagai aktivitas kreatif.

Hingga 3 Maret 2026, GIK Ramadan Festival telah mencatatkan lebih dari 7.000 pengunjung dengan nilai perputaran ekonomi yang mencapai sekitar Rp800.000.000. Melihat antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap kegiatan ini, penyelenggara memutuskan memperpanjang penyelenggaraan festival hingga 8 Maret 2026 dari rencana awal yang dijadwalkan berakhir pada 1 Maret 2026.

Dalam penyelenggaraannya, Perayaan Jumat Sore edisi Ramadan menghadirkan 48 tenant kuliner terkurasi serta 18 tenant fashion, craft, dan lifestyle. Sebagian besar tenant merupakan pelaku UMKM kreatif yang dijalankan oleh mahasiswa, alumni, maupun pelaku usaha yang berada di sekitar kawasan kampus UGM.

Konsep PJS edisi Ramadan dikemas sebagai ruang ngabuburit yang menghadirkan suasana santai bagi pengunjung untuk menikmati sore hari selama Ramadan. Kehadiran berbagai tenant kuliner dan produk kreatif juga menjadi bagian dari penguatan ekosistem ekonomi kreatif di lingkungan kampus dan masyarakat sekitar.

Selain bazaar kuliner dan produk kreatif, festival ini juga menghadirkan program Ngabuburit di GIK yang berisi rangkaian aktivitas berbasis komunitas. Program tersebut menghadirkan diskusi, lokakarya, pertunjukan, hingga berbagai kegiatan kreatif yang mengisi waktu menjelang berbuka puasa.

Melalui program Ngabuburit di GIK, penyelenggara membuka ruang kolaborasi antara GIK UGM dengan komunitas internal maupun eksternal. Kolaborasi tersebut sekaligus memperkaya pengalaman pengunjung yang datang ke GIK Ramadan Festival 2026 di Yogyakarta.

Menjelang akhir rangkaian kegiatan, penyelenggara juga menghadirkan GIK Ramadan District yang berlangsung pada 26 Februari hingga 8 Maret 2026. Program ini menghadirkan bazaar fashion dan gaya hidup terkurasi sebagai bagian dari persiapan masyarakat menyambut Idulfitri.

Melalui GIK Ramadan District, pengunjung dapat menemukan berbagai produk fesyen serta kebutuhan gaya hidup yang relevan dengan momen Ramadan dan Lebaran. Program ini juga melengkapi rangkaian kegiatan festival dengan menghadirkan ruang belanja kreatif bagi masyarakat di Yogyakarta.

GIK Ramadan Festival 2026 yang disponsori oleh Jasa Marga, Goto, DRW Skincare, dan Bank BPD DIY menghadirkan Ramadan sebagai ruang bersama bagi masyarakat. Festival ini menjadi tempat bagi pengunjung untuk berbagi rasa, bertemu karya kreatif, serta membangun interaksi komunitas dalam suasana Ramadan di Yogyakarta. (Advertorial)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online