Berikut 5 Poin Piagam Klaten Hasil ICHC ke-35
Penyelenggaraan 35th International Cycling History Conference (ICHC) menghasilkan Piagam Klaten.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih (tengah), mengunjungi kawasan Pantai Sepanjang di Kapanewon Tanjungsari, 12 Februari 2026. - Istimewa/Pemkab Gunungkidul
Sepanjang 2025, Pemkab Gunungkidul telah menyelesaikan sebanyak 136 program, 264 kegiatan, dan 801 subkegiatan pada 47 organisasi perangkat daerah (OPD) dengan total belanja mencapai Rp2,13 triliun. Dari sisi pelaksanaan, realisasi keuangan mencapai 94,84% yang merupakan capaian tertinggi se-DIY. Hasil positif itu masih ditambah dengan catatan realisasi fisik hingga akhir 2025 yang mencapai 99,33%.
Sekda Gunungkidul, Sri Suhartanta, S.IP., M.Si., mengatakan capaian kinerja keuangan ini terus diimbangi dengan peningkatan kinerja Pemkab di berbagai sektor. Pada realisasi Indikator Kinerja Utama (IKU), dari total 12 indikator kinerja utama, sebanyak sembilan indikator kinerja mampu mencapai target RKPD dan enam target kinerja mencapai target RPJMD.
Realisasi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 2025, kata Sri Suhartanta, adalah sebesar 73,13, lebih tinggi dari capaian pada 2024 sebesar 72,14. Begitu pula dengan realisasi angka kemiskinan pada 2025 sebesar 14,15% atau turun 1,03% dibanding realisasi pada 2024.
Sementara terkait dengan paket pengadaan barang dan jasa strategis pada 2025, Pemkab Gunungkidul telah melaksanakannya dengan baik, tepat waktu, dan senantiasa menjaga kualitas. “Dari total enam paket pekerjaan konstruksi strategis, seluruhnya telah selesai tepat waktu dan dimanfaatkan pada tahun ini,” kata Sri.
Salah satunya adalah pembangunan gedung Puskesmas Ponjong II dengan nilai kontrak sebesar Rp8,4 miliar yang telah diresmikan Bupati Gunungkidul pada 5 Desember 2025 dan saat ini telah beroperasi sebagai pusat layanan kesehatan masyarakat di Gunungkidul zona timur.
Diakuinya, penyelesaian pekerjaan sangat ditunggu warga masyarakat. Salah satu contohnya adalah rehabilitasi Pasar Trowono Paliyan setelah kebakaran, relokasi SD Sawah Panggang, serta pembangunan Pendopo Kapanewon Playen.
“Tidak kalah penting, penataan Pantai Sepanjang pada akhir tahun lalu juga mampu mendorong penguatan sektor pariwisata dan ekonomi lokal. Ada juga revitalisasi Alun-Alun Wonosari yang diarahkan menjadi ruang terbuka publik yang representatif untuk kegiatan sosial dan olahraga.”
Program Strategis
Tak hanya itu, di tahun lalu pula, Bupati bersama OPD melaksanakan program berhasil cepat (quick wins) dalam waktu 100 hari kerja pertama. Seluruh program quick wins merupakan program unggulan OPD dan disambut baik oleh masyarakat.
Terkait dengan itu, Plt. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Gunungkidul, Chairul Agus Mantara, S.IP., MM., mengatakan Pemkab telah menetapkan Perda No 6/2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.
Dalam dokumen perencanaan lima tahunan tersebut, Bupati menetapkan tujuh program strategis (quick wins) sebagai pijakan utama untuk mewujudkan visi Terwujudnya Masyarakat Adil Makmur, Lestari, dan Berkeadaban.
Ketujuh program itu, kata dia, masing-masing adalah Bocah Pinter yang difokuskan pada peningkatan kualitas pendidikan dasar yang merata dan berkeadilan. Kedua adalah Warga Sehat yang diarahkan untuk mewujudkan pemerataan layanan kesehatan universal dengan prioritas penanganan stunting.
Ketiga, program Tani Makmur dan UMKM Berdaya yang mendorong peningkatan produktivitas pertanian, peternakan, perikanan, dan UMKM. Keempat, program Gunungkidul Berdikari yang menitikberatkan pada kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal dan investasi hijau.
Kelima adalah Pamong Nglayani & Ngayomi yang mendorong peningkatan kualitas layanan publik serta perluasan perlindungan dan bantuan hukum bagi warga. Keenam, program Warga Gayeng Guyub yang diarahkan untuk memperkuat harmoni sosial dan pelestarian budaya.
Program yang ketujuh adalah Alam Lestari yang merupakan gerakan pembangunan berkelanjutan yang melibatkan berbagai sektor.
“Dengan tujuh program strategis ini, kami berharap pembangunan Kabupaten Gunungkidul dapat berjalan lebih fokus, terukur, dan berkelanjutan, serta benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Chairul. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penyelenggaraan 35th International Cycling History Conference (ICHC) menghasilkan Piagam Klaten.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.