MTsN 6 Bantul Sukses Gelar Purnasiswa dan Haflah Quraniyah
MTs Negeri 6 Bantul sukses menyelenggarakan Purnasiswa dan Haflah Qur’aniyah bagi siswa kelas IX Tahun Pelajaran 2025/2026 di Waroeng Omah Sawah, Rabu (3/6)
Prosesi purnasiswa dan Haflah Qur'aniyah siswa kelas IX Tahun Pelajaran 2025/2026 di Waroeng Omah Sawah, Rabu (3/6/2026).
BANTUL – MTs Negeri 6 Bantul sukses menyelenggarakan Purnasiswa dan Haflah Qur’aniyah bagi siswa kelas IX Tahun Pelajaran 2025/2026 di Waroeng Omah Sawah, Rabu (3/6/2026). Acara yang berlangsung meriah dan penuh khidmat tersebut menjadi momentum pelepasan siswa sekaligus bentuk apresiasi atas capaian akademik dan prestasi tahfiz Al-Qur’an yang diraih selama menempuh pendidikan di madrasah.
Sebanyak 183 siswa kelas IX dinyatakan lulus dan mengikuti rangkaian Haflah Qur’aniyah serta Purnasiswa. Dalam kegiatan tersebut, 30 siswa penghafal Al-Qur’an dengan capaian hafalan mulai dari 1 hingga 12 juz mewakili seluruh lulusan untuk membacakan maqra’ dan mengikuti uji petik hafalan.
Tiga siswa yang terpilih melalui undian untuk menyambung ayat adalah Rahmah Khoiriyah, Lisana Shidqin ‘Aliyya, dan Muhammad Rafa Muchyidin. Mereka diuji oleh Ketua Tim 2 Guru dan Tenaga Kependidikan Bidang Pendidikan Madrasah, Basori Alwi, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Ahmad Musyadad, serta Pengawas Madrasah Ening Yuni Soleh Astuti.
“Alhamdulillah, ketiga siswa sukses menjalani uji hafalan Surat Al-Baqarah. Semoga mereka senantiasa dapat menjaga hafalannya,” ujar Ening.
Kegiatan Haflah Qur’aniyah dan Purnasiswa tersebut dihadiri pejabat Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul, Forkopimkap Pleret, serta sejumlah perwakilan SD, MI, MTs, dan MA mitra madrasah.
Basori Alwi yang mewakili Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY menyampaikan pesan kepada para siswa dan orang tua yang hadir.
“Selamat kepada para siswa yang hari ini diwisuda. Mudah-mudahan momen ini menjadi kebanggaan bagi orang tua dan MTsN 6 Bantul. Belajar harus dilakukan sepanjang hayat. Gantungkan cita-cita setinggi mungkin, karena tanpa cita-cita seseorang tidak akan memiliki arah dalam mengarungi kehidupan,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala MTsN 6 Bantul, Sugiyono, secara simbolis menyerahkan kembali 183 siswa yang telah menyelesaikan pendidikan kepada orang tua masing-masing. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur dan bangga atas keberhasilan para siswa menyelesaikan pendidikan di MTsN 6 Bantul.
Sugiyono berharap para lulusan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi serta terus menjaga akhlak dan semangat belajar yang telah dibangun selama berada di madrasah. Ia juga memberikan motivasi kepada siswa yang belum memperoleh hasil maksimal dalam asesmen.
“Jangan berkecil hati bagi yang saat ini menerima hasil TKA, TKAD, maupun ujian madrasah yang kurang maksimal. Teruslah berusaha karena setiap orang akan meraih kesuksesannya masing-masing pada waktunya,” ujarnya.
Acara semakin semarak dengan berbagai penampilan yang dibawakan siswa, mulai dari pembawa acara, tari tradisional, pembacaan ikrar alumni, dirigen paduan suara, hingga penyampaian pesan perpisahan siswa kelas IX. Selain itu, pemutaran film dokumenter perjalanan siswa selama tiga tahun di madrasah menghadirkan suasana hangat sekaligus mengundang haru para hadirin.
Pada sesi Haflah Qur’aniyah, para siswa tahfiz menerima penghargaan atas capaian hafalan Al-Qur’an yang telah diraih. Hafalan tertinggi dicapai oleh Rahmah Khoiriyah dengan 12 juz, sehingga berhak meraih penghargaan sebagai terbaik pertama capaian tahfiz. Posisi berikutnya ditempati Nabila Fauzia Abdul Rohmah dengan 12 juz dan Zabarjad Maula dengan 11 juz.
Madrasah juga memberikan penghargaan kepada siswa berprestasi lainnya, antara lain peringkat 1–3 nilai TKA, peringkat 1–3 nilai TKAD, peringkat 1–3 ujian madrasah, siswa penyumbang prestasi terbanyak, siswa yang lulus dalam dua tahun, serta peraih nilai sempurna 100 pada mata pelajaran Bahasa Indonesia.
Peraih peringkat I nilai TKA adalah Naafiah Azzahro, peringkat II Muhammad Rafa Muchyidin, dan peringkat III Hazna Syarifa Putri H. Untuk TKAD, peringkat I diraih Mafatihul Mukarromah, peringkat II Rossa Nur Amalia, dan peringkat III Husna Maulida Hanifa.
Adapun peringkat I ujian madrasah diraih Tsabita Syafaa Anaya, peringkat II Lisana Shidqin ‘Aliyya, dan peringkat III Keyla Saffa Kumala. Sementara itu, Naila Ismatul Hawa dan Nabila Fauzia Abdul Rohmah menerima penghargaan sebagai penyumbang prestasi terbanyak di bidang MTQ dan nonakademik. Penghargaan nilai sempurna 100 pada mata pelajaran Bahasa Indonesia diraih oleh Muhammad Rafa Muchyidin.
Melalui penyelenggaraan Purnasiswa dan Haflah Qur’aniyah ini, MTsN 6 Bantul berharap para lulusan dapat tumbuh menjadi generasi yang berprestasi, berakhlakul karimah, serta mampu membawa nama baik almamater di mana pun berada.
Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto seluruh peserta, guru, serta tamu undangan sebagai kenang-kenangan atas perjalanan pendidikan yang telah dilalui. (Adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
MTs Negeri 6 Bantul sukses menyelenggarakan Purnasiswa dan Haflah Qur’aniyah bagi siswa kelas IX Tahun Pelajaran 2025/2026 di Waroeng Omah Sawah, Rabu (3/6)
Dokter ungkap gangguan kelopak mata pada anak bisa muncul sejak lahir. Kenali gejala dan kapan harus ditangani agar tidak ganggu penglihatan.
Sultan HB X angkat bicara soal Lurah Condongcatur jadi tersangka korupsi TKD. Tegaskan hukum harus ditegakkan tanpa kompromi.
Viral truk trailer putar balik di Tol Semarang-Solo. TMJ minta maaf dan perketat pengawasan demi keselamatan pengguna jalan.
Inflasi DIY Mei 2026 naik jadi 0,15%. Tarif pesawat dan LPG jadi pemicu utama, sementara harga pangan turun menahan lonjakan.
PSSI ambil alih biaya akomodasi tim Piala AFF U-19 2026 di Sumut demi kelancaran turnamen dan menjaga nama baik Indonesia.