Tim UKDW Raih Insentif PKM-GFT 2026 Lewat Gagasan Blockchain

Media Digital
Media Digital Senin, 08 Juni 2026 16:22 WIB
Tim UKDW Raih Insentif PKM-GFT 2026 Lewat Gagasan Blockchain

Tim UKDW Raih Insentif PKM-GFT 2026 Lewat Gagasan Blockchain untuk Atasi Kemiskinan ./ Ist

Tim UKDW Raih Insentif PKM-GFT 2026 Lewat Gagasan Blockchain untuk Atasi Kemiskinan 

JOGJA - Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW). Tim mahasiswa lintas program studi berhasil memperoleh Insentif Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2026 bidang Gagasan Futuristik Tertulis (GFT) dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Tim yang terdiri atas mahasiswa Program Studi (Prodi) Manajemen, Meingly Septiningsih, serta mahasiswa Prodi Sistem Informasi, Cristiana Savitri, Bernadeth Tania Jadiva, dan Enrico Lanang Talentino, mengusung gagasan inovatif berjudul National Human Potential Cloud (N-HPC): Arsitektur Blockchain untuk Transformasi Data Sosial dan Demokratisasi Akses Modal Menuju Indonesia Tanpa Kemiskinan 2045.

Melalui gagasan tersebut, mereka menawarkan solusi pengentasan kemiskinan dengan memanfaatkan teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan akurasi data sosial serta ketepatan penyaluran bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Gagasan N-HPC lahir dari keprihatinan tim terhadap berbagai persoalan yang masih dihadapi Indonesia dalam upaya pengentasan kemiskinan. Meski pertumbuhan ekonomi terus berlangsung, ketidaktepatan sasaran bantuan sosial, fragmentasi data antarinstansi, dan keterbatasan akses pembiayaan produktif bagi masyarakat berpenghasilan rendah masih menjadi tantangan yang perlu diatasi.

Menurut Meingly selaku ketua tim, sistem yang selama ini digunakan masih menghadapi kendala dalam integrasi data, transparansi, dan akuntabilitas distribusi bantuan sosial.

“Melalui N-HPC, kami membayangkan sebuah sistem masa depan yang mampu mengintegrasikan data sosial-ekonomi nasional secara lebih transparan, akurat, dan aman. Teknologi blockchain menjadi fondasi untuk menciptakan sistem yang lebih akuntabel sekaligus mengurangi potensi manipulasi data,” ujarnya.

Sistem ini dirancang agar dapat diterapkan hingga wilayah terpencil melalui dukungan teknologi satelit low earth orbit (LEO) dan infrastruktur energi berbasis tenaga surya.

Dosen pembimbing tim, Drs. Jong Jek Siang, M.Sc., mengapresiasi capaian mahasiswa tersebut. “Saya senang dan bangga bahwa di tengah keterbatasan dan efisiensi dana Belmawa, mahasiswa UKDW masih mampu bersaing dan berprestasi dalam Program Kreativitas Mahasiswa. Mereka mampu melihat persoalan pengelolaan data penduduk miskin yang berdampak pada penyaluran bantuan yang tidak tepat sasaran, lalu menawarkan gagasan penyelesaian dengan memanfaatkan teknologi AI,” ujarnya.

Meingly menambahkan, keberhasilan meraih Insentif PKM-GFT 2026 tidak terlepas dari kerja keras seluruh anggota tim dan dukungan dosen pembimbing selama proses penyusunan proposal.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, Informasi, dan Inovasi UKDW, Dr. Parmonangan Manurung, S.T., M.T., IAI., turut mengapresiasi pencapaian tersebut. “Selamat kepada dosen pembimbing dan seluruh tim yang telah berhasil meraih Insentif PKM melalui karya yang mengangkat isu-isu relevan dengan perkembangan zaman dan permasalahan sosial di masyarakat,” ujarnya.

Koordinator PKM UKDW, Servatia Mayang Setyowati, S.Pd., M.Sc., menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses belajar, kolaborasi, dan kemampuan mahasiswa dalam menghasilkan gagasan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Ia berharap capaian tersebut dapat memotivasi mahasiswa lain untuk terus berinovasi dan berprestasi. 

Keberhasilan ini menunjukkan komitmen UKDW dalam mendorong mahasiswa menghasilkan gagasan inovatif yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi bagi penyelesaian berbagai persoalan bangsa. Melalui capaian di PKM-GFT 2026 ini, mahasiswa UKDW membuktikan bahwa kreativitas, kepedulian sosial, dan pemanfaatan teknologi dapat berjalan beriringan untuk menghadirkan solusi bagi masa depan Indonesia.(Adv)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online