RSUD Saras Adyatma Ingatkan Pentingnya Imunisasi Anak

Media Digital
Media Digital Rabu, 10 Juni 2026 15:12 WIB
RSUD Saras Adyatma Ingatkan Pentingnya Imunisasi Anak

Rumah Sakit Umum Daerah Saras Adyatma./ Ist-RSSA

Kasus Campak Masih Ditemukan, RSUD Saras Adyatma Ingatkan Pentingnya Imunisasi Anak

BANTUL - RSUD Saras Adyatma mengingatkan masyarakat tentang pentingnya imunisasi anak di tengah meningkatnya kasus campak di Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI, sepanjang tahun 2025 tercatat lebih dari 11 ribu kasus campak terkonfirmasi di Indonesia dengan puluhan Kejadian Luar Biasa (KLB) di berbagai daerah. Sebagian besar kasus ditemukan pada anak dengan status imunisasi yang belum lengkap.

Selain itu, Kementerian Kesehatan juga menyebutkan bahwa campak merupakan penyakit yang sangat mudah menular dan dapat menyebabkan komplikasi serius, terutama pada anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi lengkap.

Di tengah kondisi tersebut, masih banyak masyarakat yang memiliki kekhawatiran terhadap imunisasi. Pertanyaan yang paling sering muncul dari orang tua berkaitan dengan efek samping vaksin serta anggapan bahwa anak yang sudah imunisasi tetap bisa sakit.

“Efek samping vaksin atau imunisasi itu normal sampai batas tertentu. Sebagian besar anak hanya mengalami demam ringan, nyeri, bengkak di area suntikan, atau menjadi lebih rewel setelah imunisasi. Kondisi tersebut biasanya akan membaik dalam satu hingga dua hari,” jelas petugas pelayanan imunisasi RSUD Saras Adyatma, dr.Agni, beberapa waktu lalu.

Reaksi tersebut merupakan bagian dari proses tubuh dalam membentuk kekebalan terhadap penyakit. Orang tua tidak perlu panik apabila muncul keluhan ringan setelah imunisasi.

Namun demikian, masyarakat tetap diimbau segera berkonsultasi ke fasilitas kesehatan apabila anak mengalami gejala berat seperti:

  • demam tinggi berkepanjangan,
  • sesak napas,
  • kejang,
  • penurunan kesadaran, atau
  • kondisi anak tampak semakin memburuk setelah imunisasi.

Imunisasi bukan berarti membuat anak kebal 100 persen dari semua penyakit. Namun, imunisasi membantu tubuh membentuk perlindungan sehingga ketika terkena infeksi, risiko sakit berat, komplikasi, hingga kematian dapat jauh berkurang.

“Anak yang sudah imunisasi masih bisa sakit, tetapi umumnya gejalanya lebih ringan dibanding anak yang belum mendapatkan imunisasi lengkap,” ujarnya.

Sebagai upaya mendukung perlindungan kesehatan anak, RSUD Saras Adyatma menyediakan pelayanan imunisasi anak, baik vaksin program pemerintah maupun vaksin mandiri. Pelayanan dilakukan oleh tenaga kesehatan dengan prosedur penyimpanan vaksin sesuai standar untuk menjaga kualitas dan keamanan vaksin.

Adapun vaksin program pemerintah yang tersedia meliputi Heksavalen (DPT, HB, Hib, IPV), Rotavirus, BCG, MR, JE, dan PCV. Sementara itu, vaksin mandiri meliputi Influenza, Tifoid, HFMD, Hepatitis A, Varicella, MMR II, Infanrix Hexa, Dengue, dan PCV 15 strain.

Pihak rumah sakit berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh informasi kesehatan yang belum jelas sumbernya di media sosial dan tetap berkonsultasi dengan tenaga kesehatan terpercaya terkait imunisasi anak.

“Imunisasi lengkap merupakan investasi kesehatan jangka panjang untuk anak. Harapannya masyarakat semakin memahami manfaat imunisasi dan tidak ragu melindungi anak sejak dini,” tutupnya. (Adv)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online