Astra Motor Yogyakarta Sukses Gelar Kompetisi Safety Riding
Astra Motor Yogyakarta menggelar Safety Riding Competition Regional dengan 75 peserta untuk mencari wakil DIY menuju kompetisi nasional.
Astra Motor Yogyakarta menggelar Safety Riding Competition Regional dengan 75 peserta untuk mencari wakil DIY menuju kompetisi nasional. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA— Astra Motor Yogyakarta kembali memperkuat kampanye keselamatan berkendara melalui penyelenggaraan Safety Riding Competition Regional. Kompetisi yang digelar pada 6 Juni tersebut menjadi ajang pencarian pelopor keselamatan berkendara sekaligus menyeleksi wakil terbaik dari komunitas Honda di DIY untuk tampil pada tingkat nasional.
Sebanyak 75 peserta mengikuti kompetisi ini dengan antusias. Mereka terdiri atas 35 peserta perempuan dan 40 peserta laki-laki yang berasal dari berbagai komunitas Honda. Menariknya, peserta tidak hanya berasal dari kalangan pelajar, tetapi juga tenaga pendidik, sehingga kompetisi menghadirkan persaingan yang beragam dari berbagai latar belakang profesi.
Untuk memastikan peserta yang terpilih benar-benar memiliki kemampuan berkendara yang baik, Astra Motor Yogyakarta menerapkan proses seleksi secara menyeluruh. Seluruh peserta wajib mengikuti dua tahapan penilaian, yakni ujian teori dan ujian praktik.
Pada ujian teori, peserta diuji mengenai pemahaman terhadap peraturan lalu lintas, teknik dasar berkendara, postur tubuh saat mengendarai sepeda motor, serta etika berlalu lintas di jalan raya. Adapun ujian praktik dilaksanakan di lintasan khusus untuk mengukur kemampuan teknis, meliputi tantangan narrow plank dan low speed balance (LSB) yang menguji keseimbangan tubuh, teknik pengereman yang aman, serta keterampilan bermanuver.
Setelah melewati seluruh rangkaian seleksi yang berlangsung ketat dan kompetitif, terpilih para pemenang di masing-masing kategori. Pada kategori perempuan, Juara 1 diraih Syafa Dewi Lestari dari komunitas DAVINCI yang juga merupakan siswi SMK Muhammadiyah Imogiri. Posisi Juara 2 ditempati Vania Sheryl Esfandiany dari komunitas HGYC yang berasal dari sekolah yang sama, sedangkan Juara 3 diraih Ganis Ayu Lestari dari komunitas HBSC yang merupakan siswi SMK Ma'arif 1 Wates.
Sementara itu, pada kategori laki-laki, Juara 1 berhasil diraih Pius Deo Saputra dari komunitas IMTY. Posisi Juara 2 ditempati Akmal Fahmi dari komunitas HSFCI Yogyakarta yang merupakan siswa SMK Muhammadiyah Imogiri. Adapun Juara 3 diraih Huda Restu Aji dari komunitas ONCB150R Yogyakarta yang berprofesi sebagai guru di SMK Muhammadiyah Imogiri.
Keberhasilan para juara di tingkat regional menjadi langkah awal untuk melaju ke tahapan berikutnya. Selanjutnya, para pemenang akan mengikuti proses seleksi lanjutan yang lebih ketat guna menentukan wakil terbaik dari regional. Dari proses tersebut akan dipilih satu peserta perempuan dan dua peserta laki-laki untuk mewakili regional pada ajang Safety Riding Competition tingkat nasional.
Marketing Manager Astra Motor Yogyakarta, Julius Armando, mengatakan harapannya para wakil yang nantinya berkompetisi di tingkat nasional tidak hanya mampu meraih prestasi, tetapi juga terus konsisten mengampanyekan pentingnya keselamatan berkendara melalui semangat edukasi #Cari_Aman kepada masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Astra Motor Yogyakarta menggelar Safety Riding Competition Regional dengan 75 peserta untuk mencari wakil DIY menuju kompetisi nasional.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Senin 15 Juni 2026. Rute ke Sleman City Hall, Condongcatur, Gamping, dan Kota Jogja dengan tarif Rp80.000.
Polresta Banyumas memburu aset tersangka investasi bodong melalui penyidikan TPPU untuk memulihkan kerugian korban yang diperkirakan mencapai Rp25 miliar.
Regrouping SD Jogja belum menjadi pilihan. Pemkot Jogja fokus meningkatkan kualitas sekolah negeri untuk menarik lebih banyak siswa baru.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 29 Juni 2026 tersedia sejak pagi hingga malam. Simak jadwal lengkap keberangkatan terbaru.
DKUKMPP Bantul mengarahkan Koperasi Desa Merah Putih mengembangkan produk unggulan lokal agar mampu memperkuat ekonomi desa dan memperluas pasar.