Bank Jateng Resmikan KCP UNS dan Gedung UNS Smart
Bank Jateng resmi meresmikan Kantor Cabang Pembantu (KCP) UNS dan Gedung UNS Smart yang berlokasi di lingkungan Universitas Sebelas Maret
Seleksi KLHR 2026 Astra Motor Yogyakarta rampung, sembilan finalis terbaik siap melaju ke tingkat nasional. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Proses seleksi panjang Kontes Layanan Honda Regional (KLHR) 2026 yang digelar Astra Motor Yogyakarta resmi berakhir. Dari ratusan peserta, kini tersisa kandidat terbaik yang akan mewakili wilayah menuju ajang nasional.
Sebanyak 420 peserta dari wilayah Yogyakarta, Kedu, hingga Banyumas mengikuti tahapan awal sejak 10 November 2025 hingga 1 April 2026. Setelah melalui proses berlapis, hanya 20 peserta yang lolos ke tahap final dan kemudian mengerucut menjadi sembilan perwakilan terbaik.
Ajang KLHR 2026 sendiri merupakan kompetisi tahunan yang dirancang untuk menguji kualitas layanan para “Honda People” di berbagai lini. Kategori yang diperlombakan meliputi Pimpinan Jaringan, Customer Retention Officer (CRO), Team Leader, Front Line People (FLP) Sales dan Non Sales, hingga Delivery Man.
Selama proses seleksi, peserta menjalani berbagai tahapan mulai dari administrasi, tes tertulis, roleplay, presentasi produk dan proyek, penilaian lapangan, hingga sesi wawancara. Proses ini menjadi filter ketat untuk memastikan hanya talenta terbaik yang melaju ke tingkat nasional.
Adapun sembilan kandidat terpilih yang akan mewakili Astra Motor Yogyakarta di ajang KLHN mendatang berasal dari berbagai dealer. Untuk kategori Pimpinan Jaringan diwakili Aprin Noviyanto dari Astra Motor Kebumen 1 dan Indra Hermawan dari Astra Motor Wates.
Kategori Customer Retention Officer diwakili Rista Sari N. dari Astra Motor Majenang. Sementara kategori Team Leader diwakili Akhid Nuryanto dari Astra Motor Center Yogyakarta.
Pada kategori Front Line People Sales, perwakilan diisi Aditya Pratama Putra dari Surya Agung Motor dan Octavia Arum Shanti dari Cahaya Bonanza Abadi. Untuk kategori Front Line People Non Sales, diwakili Septiani Ekatri S dari Kompo Motor Purbalingga serta Nurmita Dwi L dari Astra Motor Cilacap.
Sedangkan kategori Delivery Man diwakili Ferdin Ade Novara dari Astra Motor Center Yogyakarta.
HC3 Manager Astra Motor Yogyakarta, Putu L. Januara, menegaskan bahwa kualitas layanan menjadi kunci utama dalam membangun loyalitas konsumen.
“Layanan yang unggul bukan hanya soal menyelesaikan transaksi, melainkan membangun ikatan emosional dengan konsumen. Melalui kontes ini, kami ingin memastikan setiap senyum yang diberikan oleh tim front liner kami adalah cerminan dari ketulusan Satu Hati,” ujarnya.
Para finalis selanjutnya akan mendapatkan pembekalan lanjutan, mulai dari peningkatan pengetahuan hingga operasional layanan. Hal ini dilakukan agar mereka siap bersaing di ajang Kontes Layanan Honda Nasional.
Capaian ini melanjutkan tren positif Astra Motor Yogyakarta yang sebelumnya meraih predikat Best Main Dealer pada KLHN 2025. Dalam ajang tersebut, sejumlah perwakilan berhasil meraih juara di berbagai kategori, termasuk Team Leader dan Customer Retention Officer.
Keberhasilan tersebut menjadi modal penting bagi Astra Motor Yogyakarta untuk kembali bersaing di tingkat nasional sekaligus mempertahankan standar layanan terbaik bagi konsumen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bank Jateng resmi meresmikan Kantor Cabang Pembantu (KCP) UNS dan Gedung UNS Smart yang berlokasi di lingkungan Universitas Sebelas Maret
Komet C/2025 R3 PANSTARRS muncul di 2026 dan tak kembali selama 170.000 tahun. Fenomena langka yang simpan sejarah Tata Surya.
Derbi PSIM vs PSS kembali di Liga 1 2026. Wali Kota Jogja ingatkan suporter jaga kondusivitas dan hindari bentrokan.
Penjualan tiket KAI tembus 584 ribu saat long weekend Kenaikan Yesus Kristus 2026. Yogyakarta jadi tujuan favorit wisatawan. Simak data lengkapnya.
Kementan pastikan stok hewan kurban 2026 surplus 891 ribu ekor. Pasokan aman, harga terkendali jelang Iduladha.
Prabowo menyaksikan penyerahan Rp10,27 triliun hasil penertiban kawasan hutan. Dana ini bisa renovasi 5.000 puskesmas.