Hari Jadi Gunungkidul ke-196, Konser Amal OM Lorenza Digelar 9 Oktober

Media Digital
Media Digital Senin, 05 Oktober 2026 17:17 WIB
Hari Jadi Gunungkidul ke-196, Konser Amal OM Lorenza Digelar 9 Oktober

Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Dispar Ekrafpora) Gunungkidul Antonius Hary Sukmono/ Istimewa

GUNUNGKIDUL— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul akan menggelar Konser Amal OM Lorenza sebagai salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul ke-196.

Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Dispar Ekrafpora) Gunungkidul Antonius Hary Sukmono mengatakan konser tersebut menjadi bagian dari agenda perayaan Hari Jadi Gunungkidul tahun ini.

Konser akan berlangsung di Alun-Alun Wonosari pada Jumat (9/10/2026) malam. Kegiatan dijadwalkan dimulai pukul 19.00 WIB dan dapat dihadiri masyarakat.

OM Lorenza akan menjadi pengisi acara dalam konser yang dikemas sebagai kegiatan amal tersebut. Masyarakat Gunungkidul dan sekitarnya dapat datang untuk menikmati pertunjukan musik sekaligus mengikuti rangkaian perayaan hari jadi kabupaten.

Konser Amal OM Lorenza di Wonosari

Alun-Alun Wonosari dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan konser. Agenda ini menjadi salah satu kegiatan hiburan yang dapat diikuti masyarakat dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Gunungkidul ke-196.

Pemkab Gunungkidul mengajak masyarakat yang hadir untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan selama konser berlangsung.

Selain menikmati pertunjukan musik, masyarakat juga dapat mengikuti kegiatan tersebut sebagai bagian dari momentum peringatan hari jadi sekaligus kegiatan amal.

Bagi masyarakat yang ingin menghadiri Konser Amal OM Lorenza, berikut informasi pelaksanaannya:

  • Hari/tanggal: Jumat, 9 Oktober 2026
  • Lokasi: Alun-Alun Wonosari, Gunungkidul
  • Waktu: Mulai pukul 19.00 WIB
  • Pengisi acara: OM Lorenza
  • Agenda: Rangkaian Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul ke-196

Konser tersebut menjadi salah satu agenda hiburan dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul ke-196. Masyarakat yang datang diharapkan turut menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan selama kegiatan berlangsung.

Adapun rangkaian kegiatan peringatan telah diawali sejak 22 September melalui beragam aksi sosial dan kemasyarakatan: Layanan Kesehatan: Pemeriksaan kesehatan gratis bagi penyandang disabilitas hasil kerja sama dengan Bapel Jamkesos dan Dinas Kesehatan Provinsi DIY. 

Geliat Ekonomi dan Budaya: Pengajian Akbar, Gunungkidul Tourism Fest, pentas campursari, bazar UMKM, senam kreasi Perwosi, Kenduri Ageng, serta pasar murah di kawasan Pantai Baron.

Pelestarian Seni: Pelaksanaan Gaung Gamelan atau Gongso Agung yang dimainkan secara serentak oleh kelompok-kelompok seni di seluruh wilayah Kapanewon dan Kalurahan, yang dibuka secara simbolis dengan tabuhan Ladrang Kijing Miring.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online