Meriahkan HUT ke-3 Poklahsar Srikandi Mandiri, Tim UGM Serahkan Bantuan

Media Digital
Media Digital Senin, 02 November 2026 11:05 WIB
Meriahkan HUT ke-3 Poklahsar Srikandi Mandiri, Tim UGM Serahkan Bantuan

Istimewa

KULON PROGO — Puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar) Srikandi Mandiri di Desa Kepek, Kabupaten Kulonprogo, berlangsung meriah. Momen bahagia ini semakin bermakna dengan adanya penyerahan bantuan hibah fasilitas produksi dari tim pengabdian akademisi Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui hibah Program Pengabdian kepada Masyarakat dari Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat (DPKM) UGM. Tim dosen dan mahasiswa Prodi D4 Pengembangan Produk Agroindustri Sekolah Vokasi UGM yang dipimpin oleh Sang Norma Lintang Asmara, S.T., M.T. secara konsisten akan terus mendampingi Poklahsar Srikandi Mandiri hingga perayaan ulang tahun berikutnya.

Program pendampingan berkelanjutan ini berfokus pada perbaikan teknik pengemasan produk, pengolahan limbah hasil perikanan, serta percepatan pengurusan legalitas usaha berupa Surat Kelayakan Pengolahan (SKP) dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP).

Poklahsar Srikandi Mandiri sendiri aktif memproduksi berbagai varian pangan berbahan dasar ikan yang menjadi favorit masyarakat local. Di antaranya adalah cireng isi ikan, stik bawang ikan, nugget ikan, hingga risol ikan. Pendampingan dari tim UGM difokuskan untuk meningkatkan efisiensi produksi, daya simpan, serta estetika kemasan agar ragam produk olahan ikan tersebut memiliki nilai jual yang lebih tinggi dan jangkauan pasar yang lebih luas.

Puncak Perayaan HUT ke-3 dan Penyerahan Hibah Alat

Acara peringatan HUT ke-3 Poklahsar Srikandi Mandiri dihadiri langsung oleh tim pengabdian UGM, perwakilan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kulonprogo, serta jajaran Pemerintah Kelurahan Pengasih.

Suasana penuh kehangatan dan rasa syukur mewarnai acara pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun sebagai simbolik peringatan 3 tahun berdirinya Poklahsar Srikandi Mandiri. Perayaan ini sekaligus menjadi tonggak capaian atas transformasi kelompok pengolah ikan lokal menuju unit usaha yang lebih modern, higienis, dan legal.

Tak hanya seremoni ulang tahun, pada kesempatan yang sama juga dilaksanakan seremoni serah terima bantuan hibah peralatan produksi dari Tim Pengabdian DPKM UGM yang diwakili oleh Sang Norma Lintang A., S.T., M.T. dan Nadia Awalina Bunga M., S.T.P., M.FoodScTech, kepada pengurus Poklahsar Srikandi Mandiri. Bantuan alat penunjang produksi ini diharapkan dapat memodernisasi proses olahan ikan, menjaga konsistensi mutu produk, serta memperluas kapasitas produksi kelompok.

 

Dorong Pengemasan, Pengolahan Limbah, dan Kepemilikan SKP

Ketua Tim Pengabdian UGM, Lintang, mengungkapkan bahwa potensi olahan perikanan yang dikelola oleh Poklahsar Srikandi Mandiri sangat besar, namun memerlukan sentuhan teknologi modern dan kepastian daya saing di pasar yang lebih luas.

"Pendampingan ini dirancang secara terpadu. Kami tidak hanya berfokus pada daya tarik visual melalui teknik pengemasan yang aman dan menjual untuk produk seperti cireng isi, stik bawang, nugget, dan risol ikan ini, tetapi juga pengelolaan limbah hasil perikanan agar ramah lingkungan serta bernilai tambah. Selain itu, jaminan legalitas seperti SKP dari DKP menjadi prioritas utama agar produk Srikandi Mandiri dapat masuk ke ritel modern dan dipercayai konsumen," ujar Lintang.

Standardisasi melalui kepemilikan SKP menjadi langkah krusial untuk memastikan seluruh proses pengolahan perikanan di Srikandi Mandiri telah memenuhi prinsip Good Manufacturing Practices (GMP) dan Sanitation Standard Operating Procedures (SSOP).

Sinergi Bersama Dinas dan Pemerintah Kelurahan

Kehadiran perwakilan dari Dinas Perikanan Kabupaten Kulonprogo serta pihak Kelurahan Pengasih menegaskan pentingnya sinergi antara akademisi, pemerintah daerah, dan masyarakat (triple helix). Dinas Perikanan Kulonprogo melalui Kabid. Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan, R. Wakhid Purwosubiyantara, S.T.P., M.M. menyambut positif inisiatif pengabdian UGM yang secara nyata mengawal Poklahsar Srikandi Mandiri hingga mampu mandiri secara kelembagaan dan legalitas.

Pihak Kelurahan Pengasih, yang diwakili oleh Carik, Ibu Dwi Inggirahmawati, S.Pd, juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada DPKM UGM atas kontribusi nyata dalam memberdayakan masyarakat lokal, khususnya kaum perempuan yang tergabung dalam Poklahsar Srikandi Mandiri, untuk menopang ketahanan ekonomi keluarga dan desa.

Harapan Masa Depan Srikandi Mandiri

Melalui serangkaian bantuan alat, pendampingan legalitas SKP, serta momentum perayaan HUT ke-3 ini, Poklahsar Srikandi Mandiri diharapkan semakin solid dan siap bersaing di pasar olahan perikanan regional maupun nasional. Sinergi antara UGM dan masyarakat Desa Kepek ini menjadi bukti nyata komitmen perguruan tinggi dalam menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi demi kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online