Kemenhut Tanam 900 Bibit Mangrove untuk Pulihkan Pesisir Raja Ampat
Kementerian Kehutanan menanam 900 bibit mangrove di Raja Ampat untuk rehabilitasi pesisir, menjaga ekosistem, dan mendukung pembangunan berkelanjutan.
Peserta Malioboro Imlek Carnival melintas di Jalan Malioboro pada Sabtu (28/2/2026). Meski hujan penyelenggaraan Malioboro Imlek Carnival tetap berjalan meriah. Stefani Yulindriani/Harian Jogja
JOGJA-Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) 2026 kembali digelar dengan tema Warisan Budaya Memperkuat Persatuan Bangsa. Event tahunan tersebut dinilai semakin memperkuat posisi DIY sebagai destinasi pariwisata berbasis budaya di Indonesia.
Kepala Dinas Pariwisata (Dinpar) DIY, Imam Pratanadi, menyampaikan PBTY merupakan salah satu event budaya unggulan yang konsisten memperkaya calendar of event daerah. Event ini tidak hanya menjadi ruang ekspresi budaya Tionghoa di Jogja, tetapi juga merepresentasikan semangat keberagaman dan harmoni budaya yang menjadi identitas khas DIY. “PBTY tidak hanya menjadi atraksi budaya, tetapi juga memperkuat narasi Jogja sebagai ruang inklusif dan multikultural. Ini sejalan dengan arah pembangunan pariwisata DIY yang menekankan keberagaman budaya sebagai daya tarik utama,” katanya, Sabtu (28/2/2026).
Menurutnya, tahun ini penyelenggaraan PBTY semakin bermakna karena berlangsung bersamaan dengan bulan.Ramadan. Karena itu menurutnya penyelenggaraan PBTY kali ini menghadirkan beberapa lokasi yang menyediakan takjil untuk berbuka puasa. Hal tersebut menurut Imam menghadirkan nuansa kebersamaan lintas budaya dan agama.
Sementara itu, menurutnya, dari sisi daya tarik wisata PBTY menghadirkan beragam sajian kuliner khas Tionghoa Peranakan maupun kuliner kekinian yang dipadukan dengan pertunjukan seni tradisi seperti barongsai dan liong. Selain itu, atmosfer kawasan heritage turut memperkuat pengalaman wisata sejarah dan budaya bagi para pengunjung di kawasan Ketandan, Jogja.
Ketua Jogja Chinese Art and Culture Centre (JCACC), Tandean Harry Setio, menyampaikan PBTY merupakan bagian penting dalam pariwisata Jogja. Menurutnya, PBTY merupakan ruang perjumpaan budaya yang menegaskan nilai toleransi, harmoni, dan kebersamaan dalam keberagaman masyarakat. Dia berharap PBTY dapat terus berkontribusi dalam mewujudkan bangsa yang kuat melalui pelestarian budaya. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kementerian Kehutanan menanam 900 bibit mangrove di Raja Ampat untuk rehabilitasi pesisir, menjaga ekosistem, dan mendukung pembangunan berkelanjutan.
Dua pekerja proyek ditetapkan sebagai tersangka dugaan pencurian kabel instalasi listrik di pabrik tekstil Karanganyar usai memanfaatkan akses kerja.
Kubu Don Ritto berencana mengajukan praperadilan atas penyitaan emas 74 kilogram dan valas dalam perkara yang menyeret eks Jampidsus Febrie Adriansyah.
RANS menerima pengunduran diri Direktur Grandy Prajayakti. Perseroan memastikan operasional tetap berjalan normal dan akan menggelar RUPS.
Kemnaker menargetkan 300 ribu peserta Pelatihan Vokasi Nasional pada 2026 untuk mencetak SDM siap kerja sesuai kebutuhan industri.
Sebanyak 45 Koperasi Desa Merah Putih di Blora mulai beroperasi setelah mengantongi izin usaha lengkap dan berbadan hukum.